Konspirasi Prabu, Menteri Teten Blak-blakan Soal Larangan Impor Pakaian Bekas
Rabu, 12 April 2023 - 21:33 WIB
loading...
Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki blak-blakan dalam acara Konspirasi Prabu yang disiarkan live di channel Youtube, SINDOnews malam ini, Rabu (12/4/2023). FOTO/Tangkapan Layar/Youtube/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki blak-blakan dalam acara Konspirasi Prabu yang disiarkan live di channel Youtube, SINDOnews,hari ini, Rabu (12/4/2023).
Teten menegaskan bahwa larangan impor barang bekas termasuk pakaian bekas sudah diatur dalam UU Tahun 2015 lalu dibuat lagi melalui Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) pada 2016. "Jadi kalau kita bicara pakaian bekas impor itu ilegal. Itu penyelundupan. Nah, ini yang sedang kita address," kata dia.
Baca Juga: Indonesia Trading House Guangzhou Buka Jalan UMKM RI Masuk Pasar China
Teten mengatakan bahwa impor pakaian bekas tidak ada yang legal. Dia menegaskan bahwa seluruhnya merupakan barang ilegal sehingga yang memperdagangkan ini bisa terkena pasal pidana. "Jadi itu sudah barang selundupan. Sehingga yang memperdagangkan ini bisa kena pasal pidananya," tandas Teten.
Dia menekankan bahwa pelarangan tidak hanya untuk pakaian bekas impor akan tetapi berlaku seluruh barang bekas impor. Pada dasarnya latar belakang larangan ini ialah Indonesia tidak mau jadi tempat pembuangan sampah barang bekas dari negara-negara maju.
Teten menegaskan bahwa larangan impor barang bekas termasuk pakaian bekas sudah diatur dalam UU Tahun 2015 lalu dibuat lagi melalui Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) pada 2016. "Jadi kalau kita bicara pakaian bekas impor itu ilegal. Itu penyelundupan. Nah, ini yang sedang kita address," kata dia.
Baca Juga: Indonesia Trading House Guangzhou Buka Jalan UMKM RI Masuk Pasar China
Teten mengatakan bahwa impor pakaian bekas tidak ada yang legal. Dia menegaskan bahwa seluruhnya merupakan barang ilegal sehingga yang memperdagangkan ini bisa terkena pasal pidana. "Jadi itu sudah barang selundupan. Sehingga yang memperdagangkan ini bisa kena pasal pidananya," tandas Teten.
Dia menekankan bahwa pelarangan tidak hanya untuk pakaian bekas impor akan tetapi berlaku seluruh barang bekas impor. Pada dasarnya latar belakang larangan ini ialah Indonesia tidak mau jadi tempat pembuangan sampah barang bekas dari negara-negara maju.
Lihat Juga :