G7 Lewat! BRICS Diprediksi Pimpin Pangsa Pertumbuhan Ekonomi Global
Kamis, 20 April 2023 - 14:05 WIB
loading...
Kontribusi dari negara-negara BRICS terhadap pertumbuhan ekonomi dunia diprediksi akan mengungguli G7 mulai tahun ini. Foto/Ilustrasi/Reuters
A
A
A
JAKARTA - Anggota kelompok BRICS – Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan – diperkirakan akan melampaui G7 yang dipimpin AS dalam hal kontribusi mereka terhadap pertumbuhan ekonomi dunia mulai tahun ini.
Mengutip laporan Bloomberg, berdasarkan perhitungan dari data IMF terbaru, negara-negara BRICS akan memberikan kontribusi 32,1% dari pertumbuhan dunia, dibandingkan dengan 29,9% dari G7.
Kelompok G7 yang terdiri dari AS, Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, dan Jepang telah lama dianggap sebagai blok ekonomi paling maju di planet ini. Rusia adalah anggota, hingga 2014, ketika dikeluarkan karena dampak dari kudeta Maidan yang didukung Barat di Ukraina.
Baca Juga: Alasan BRICS Ditakuti Amerika Serikat dan Sekutunya
Laporan tersebut mengindikasikan bahwa pada tahun 2020, kontribusi dari negara-negara BRICS dan G7 terhadap pertumbuhan ekonomi global adalah sama. Sejak saat itu, kinerja blok yang dipimpin Barat menurun. Pada tahun 2028, kontribusi G7 terhadap perekonomian dunia diperkirakan akan menurun menjadi 27,8%, sedangkan BRICS akan mencapai 35%.
Perhitungan Bloomberg menunjukkan bahwa China akan menjadi kontributor utama pertumbuhan global selama lima tahun ke depan, dengan pangsanya ditetapkan dua kali lipat dari AS. Bagian China dari ekspansi PDB global diharapkan mewakili 22,6% dari total pertumbuhan dunia pada tahun 2028, tulis outlet itu. India diproyeksikan menyumbang 12,9% dari PDB global.
"Secara total, 75% pertumbuhan global diharapkan terkonsentrasi di 20 negara dan lebih dari setengahnya berada di empat besar: China, India, AS, dan india. Sementara negara-negara Kelompok Tujuh akan terdiri dari bagian yang lebih kecil, Jerman, Jepang, Inggris, dan Prancis terlihat di antara 10 kontributor teratas," tulis outlet tersebut seperti dilansir RT.com, Rabu (19/4/2023).
Mengutip laporan Bloomberg, berdasarkan perhitungan dari data IMF terbaru, negara-negara BRICS akan memberikan kontribusi 32,1% dari pertumbuhan dunia, dibandingkan dengan 29,9% dari G7.
Kelompok G7 yang terdiri dari AS, Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, dan Jepang telah lama dianggap sebagai blok ekonomi paling maju di planet ini. Rusia adalah anggota, hingga 2014, ketika dikeluarkan karena dampak dari kudeta Maidan yang didukung Barat di Ukraina.
Baca Juga: Alasan BRICS Ditakuti Amerika Serikat dan Sekutunya
Laporan tersebut mengindikasikan bahwa pada tahun 2020, kontribusi dari negara-negara BRICS dan G7 terhadap pertumbuhan ekonomi global adalah sama. Sejak saat itu, kinerja blok yang dipimpin Barat menurun. Pada tahun 2028, kontribusi G7 terhadap perekonomian dunia diperkirakan akan menurun menjadi 27,8%, sedangkan BRICS akan mencapai 35%.
Perhitungan Bloomberg menunjukkan bahwa China akan menjadi kontributor utama pertumbuhan global selama lima tahun ke depan, dengan pangsanya ditetapkan dua kali lipat dari AS. Bagian China dari ekspansi PDB global diharapkan mewakili 22,6% dari total pertumbuhan dunia pada tahun 2028, tulis outlet itu. India diproyeksikan menyumbang 12,9% dari PDB global.
"Secara total, 75% pertumbuhan global diharapkan terkonsentrasi di 20 negara dan lebih dari setengahnya berada di empat besar: China, India, AS, dan india. Sementara negara-negara Kelompok Tujuh akan terdiri dari bagian yang lebih kecil, Jerman, Jepang, Inggris, dan Prancis terlihat di antara 10 kontributor teratas," tulis outlet tersebut seperti dilansir RT.com, Rabu (19/4/2023).
Lihat Juga :