Suntik Mati PLTU Batu Bara Harus Libatkan Semua Pemangku Kepentingan
Jum'at, 21 April 2023 - 23:00 WIB
loading...
Penghentian PLTU batu bara harus melibatkan semua pihak. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pembahasan mengenai suntik mati pembangkit listrik tenaga uap ( PLTU ) batu bara kembali menyeruak. Rencana yang akan diwujudkan pemerintah ini dilakukan demi merealiksasikan transisi ke energi yang lebih ramah lingkungan.
Baca juga: Sri Mulyani: Kita Perlu Memensiunkan Energi Berbasis Fosil
Dalam berbagai kesempatan, Presiden Jokowi telah menyampaikan tekad pemerintah mempercepat pensiun dini PLTU batu bara. Termasuk kala berbicara di Hannover Congress Centrum, Hannover, Jerman, Minggu pekan lalu (16/4/2023), dalam gelaran Hannover Messe.
Sebelumnya, pada Jumat (14/4/2023), Menko Maritim Investasi Luhut B. Pandjaitan menemui Utusan Khusus Presiden Amerika Serikat Untuk Iklim John Kerry di AS. Dalam pertemuan itu, Menko Luhut kembali mengingatkan AS perihal Just Energy Transition Partnership (JETP) USD20 miliar yang disepakati dalam gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group of Twenty (G20) di The Apurva Kempinski, Nusa Dua, Bali, 15-16 November 2022.
Pemerhati Kebijakan Publik dan Dewan Pengawas Bincang Energi, Hafif Assaf, mengatakan, terkait JETP dan pemensiunan dini PLTU batu bara bagai dua sisi mata uang. Keduanya saling terkait erat antara satu dengan yang lainnya.
Dirinya menyambut positif inisiasi pemerintah dalam membuat road map terkait ini dan menyarankan agar penyusunan road map pemensiunan dini PLTU batu bara dapat melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
Baca juga: Sri Mulyani: Kita Perlu Memensiunkan Energi Berbasis Fosil
Dalam berbagai kesempatan, Presiden Jokowi telah menyampaikan tekad pemerintah mempercepat pensiun dini PLTU batu bara. Termasuk kala berbicara di Hannover Congress Centrum, Hannover, Jerman, Minggu pekan lalu (16/4/2023), dalam gelaran Hannover Messe.
Sebelumnya, pada Jumat (14/4/2023), Menko Maritim Investasi Luhut B. Pandjaitan menemui Utusan Khusus Presiden Amerika Serikat Untuk Iklim John Kerry di AS. Dalam pertemuan itu, Menko Luhut kembali mengingatkan AS perihal Just Energy Transition Partnership (JETP) USD20 miliar yang disepakati dalam gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group of Twenty (G20) di The Apurva Kempinski, Nusa Dua, Bali, 15-16 November 2022.
Pemerhati Kebijakan Publik dan Dewan Pengawas Bincang Energi, Hafif Assaf, mengatakan, terkait JETP dan pemensiunan dini PLTU batu bara bagai dua sisi mata uang. Keduanya saling terkait erat antara satu dengan yang lainnya.
Dirinya menyambut positif inisiasi pemerintah dalam membuat road map terkait ini dan menyarankan agar penyusunan road map pemensiunan dini PLTU batu bara dapat melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
Lihat Juga :