Profil Ajay Banga, Bos Bank Dunia Pertama Berdarah India-Amerika

Jum'at, 05 Mei 2023 - 07:27 WIB
loading...
A A A
Penunjukan Banga datang pada saat yang konsekuensial bagi organisasi pembangunan. AS dan negara-negara kaya lainnya telah mendorong bank untuk meningkatkan pinjamannya untuk memerangi perubahan iklim.

Peningkatannya mencapai USD100 miliar per tahun atau lebih pinjaman untuk membantu negara-negara berkembang mengatasi perubahan iklim, jauh dari USD1 triliun yang mereka katakan diperlukan.

Banyak negara berkembang mencemaskan fokus pada perubahan iklim akan mengalihkan perhatian dari upaya anti-kemiskinan. Negara-negara berkembang telah terpukul keras oleh pandemi, kenaikan harga pangan dan energi, dan tingkat utang yang tidak berkelanjutan.

Sebagai presiden Bank Dunia, Banga harus mengatasi masalah ini - semua tanpa uang tambahan yang jelas di atas meja.
Dalam sebuah wawancara dengan BBC pada bulan Maret, ketika Banga sedang dalam tur di Afrika, dia mengatakan dia ingin bank menjadi "katalisator" dan "pemimpin pemikiran" untuk bertindak.

"Kita juga perlu membawa sektor swasta untuk dapat mencapai target ambisius yang kita semua miliki," kata Banga.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Rekomendasi
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Amerika Serikat Unjuk...
Amerika Serikat Unjuk Kekuatan Nuklir di Tengah Ketegangan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved