Terbesar di Awal 2023, Bank KB Bukopin Bakal Rights Issue Rp12 Triliun
Senin, 08 Mei 2023 - 15:20 WIB
loading...
Rencana penambahan modal sekitar Rp12 triliun melalui rights issue, Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) telah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Rencana penambahan modal sekitar Rp12 triliun melalui rights issue ,PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) telah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), melalui surat bernomor S-113/D.04/2023 pada tanggal 5 Mei 2023. Penambahan modal kepada Bank KB Bukopin ini akan menjadi rights issue terbesar pada awal 2023 di Indonesia.
Baca Juga: KB Bukopin Genjot Terus Pendapatan dan Selesaikan Kredit Bermasalah di 2023
KB Kookmin Bank, yang merupakan bagian dari grup raksasa keuangan dari Korea, KB Financial Group (KBFG) akan bertindak sebagai pembeli siaga dan siap untuk kembali menyuntikkan modal ke Bank KB Bukopin. Sebelumnya, sejak tahun 2018 KBFG melalui KB Kookmin Bank telah menginvestasikan lebih dari Rp10 triliun ke Bank KB Bukopin.
Baca Juga: KB Financial Group Sinergikan KB Bukopin dengan Jaringan Afiliasi Global
Deputy President Director KB Bukopin, Robby Mondong mengatakan, dengan telah didapatkan pernyataan efektif dari OJK ini, Bank KB Bukopin akan dapat segera merealisasikan rights issue sesuai dengan jadwal yang sudah direncanakan.
“Penambahan modal melalui rights issue ini dilakukan untuk menjaga kecukupan modal sesuai regulasi dan mendukung ekspansi bisnis yang berkelanjutan” kata Robby dalam keterangan resminya, dikutip Senin (8/5/2023).
Rencana penambahan modal yang telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 30 November 2022 ini akan dilakukan melalui melalui Penawaran Umum Terbatas (PUT VII). Dimana PUT VII ini akan menggunakan skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMTED) atau rights issue dengan menerbitkan saham baru seri B sebanyak 119.999.999.692 saham.
Baca Juga: KB Bukopin Genjot Terus Pendapatan dan Selesaikan Kredit Bermasalah di 2023
KB Kookmin Bank, yang merupakan bagian dari grup raksasa keuangan dari Korea, KB Financial Group (KBFG) akan bertindak sebagai pembeli siaga dan siap untuk kembali menyuntikkan modal ke Bank KB Bukopin. Sebelumnya, sejak tahun 2018 KBFG melalui KB Kookmin Bank telah menginvestasikan lebih dari Rp10 triliun ke Bank KB Bukopin.
Baca Juga: KB Financial Group Sinergikan KB Bukopin dengan Jaringan Afiliasi Global
Deputy President Director KB Bukopin, Robby Mondong mengatakan, dengan telah didapatkan pernyataan efektif dari OJK ini, Bank KB Bukopin akan dapat segera merealisasikan rights issue sesuai dengan jadwal yang sudah direncanakan.
“Penambahan modal melalui rights issue ini dilakukan untuk menjaga kecukupan modal sesuai regulasi dan mendukung ekspansi bisnis yang berkelanjutan” kata Robby dalam keterangan resminya, dikutip Senin (8/5/2023).
Rencana penambahan modal yang telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 30 November 2022 ini akan dilakukan melalui melalui Penawaran Umum Terbatas (PUT VII). Dimana PUT VII ini akan menggunakan skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMTED) atau rights issue dengan menerbitkan saham baru seri B sebanyak 119.999.999.692 saham.
Lihat Juga :