Nasib Perencana Keuangan, Sering Diberitakan Negatif

Kamis, 23 Juli 2020 - 16:20 WIB
loading...
Nasib Perencana Keuangan,...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Perencana keuangan Eko Endarto mengingatkan posisi perencana keuangan independen hanya mengakomodasi tujuan keuangan klien. Menurut dia, bila terjadi kerugian bukanlah tanggung jawab perencana keuangan (PK).

"Karena peran PK hanya memberikan saran terbaik sesuai dengan tujuan, kemampuan, dan kondisi si klien," ujar Eko mengomentari berita yang menyudutkan Jouska Indonesia sebagai perencana keuangan independen.

Dia mengatakan, bila pilihan jatuh ke instrumen investasi maka itu tergantung dari tujuan si klien. Menurutnya, saham juga produk investasi yang benar dan legal. ( Baca juga:Satgas Investasi Akan Panggil Jouska Terkait Dugaan Investasi Bodong )

Menurutnya, bila pilih saham LUCK misalnya, ya tidak salah juga karena orang bisa menilai apakah saham itu bagus atau tidak untuk jangka panjang. Bisa jadi tiga bulan ke depan sahamnya naik sampai 10.000, dan itu sangat mungkin di saham.

"Secara historis pernah di harga 2.000, pelaku pasar modal pasti meyakini bahwa harga bisa dan mungkin akan balik lagi," ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, sebenarnya ini bukan pertama kali perencana keuangan diberitakan negatif. Menurutnya, bila terbukti Jouska bekerja sama, baru bisa disebut salah.

"Perencana keuangan tidak boleh punya afiliasi dengan produk atau perusahaan keuangan. Dan tidak boleh bertindak sebagai pengelola. Karena kita hanya kasih saran saja," ujarnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Tips MotionTrade: Begini...
Tips MotionTrade: Begini Mekanisme Transaksi ETF di Pasar Modal
Saham NPGF Melonjak...
Saham NPGF Melonjak 137%, Rumor Akuisisi Picu Optimisme
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
Mulai Investasi Saham...
Mulai Investasi Saham dan Reksa Dana? Cek & Ikuti Promo Combo Cuan 50 dari MNC Sekuritas
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Dokter Ungkap Cara Lepas...
Dokter Ungkap Cara Lepas dari Obat Darah Tinggi, Begini Caranya!
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved