Mentan-Menkop UKM Kumpul-Kumpul Bahas Lagi Korporasi Petani
Jum'at, 24 Juli 2020 - 21:15 WIB
loading...
A
A
A
Ia menjelaskan, dalam mewujudkan korporatisasi petani, Kementan akan lebih banyak mendorong petani untuk berhasil. Sedangkan Kemenkop UKM akan memberikan pendampingan manajemen usaha koperasi. "Hanya ada satu visi presiden, kami sinergikan, dengan korporatisasi pangan pertanian. Mentan paling banyak mulai subsidi pupuk, sementara kami lakukan pendampingan manajemen usahanya untuk membantu Mentan," ujar Teten.
(Baca Juga: Situasi Darurat, Mentan Wanti-wanti Musim Tanam II Jangan Sampai Gagal)
Proyek awal akan dimulai dengan memperluas inisiatif di 1.000 hektare untuk menjadi korporatisasi pertanian. Sementara itu, Mentan Syahrul mengatakan, manajemen usaha koperasi menjadi sebuah kebutuhan dan kekuatan bangsa. Pihaknya akan mempersiapkan kerja sama itu di hulu, yaitu produktivitas pertanian, holtikultura, tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan. Sehingga nantinya harga komoditas pertanian bisa dijamin dengan baik.
"Ada komitmen kita dengan Menkop UKM, agar manajemen usaha koperasi menjadi kebutuhan keseharian, kehidupan dan menjadi kekuatan daerah, negara dan bangsa," tambah Syahrul.
(Baca Juga: Situasi Darurat, Mentan Wanti-wanti Musim Tanam II Jangan Sampai Gagal)
Proyek awal akan dimulai dengan memperluas inisiatif di 1.000 hektare untuk menjadi korporatisasi pertanian. Sementara itu, Mentan Syahrul mengatakan, manajemen usaha koperasi menjadi sebuah kebutuhan dan kekuatan bangsa. Pihaknya akan mempersiapkan kerja sama itu di hulu, yaitu produktivitas pertanian, holtikultura, tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan. Sehingga nantinya harga komoditas pertanian bisa dijamin dengan baik.
"Ada komitmen kita dengan Menkop UKM, agar manajemen usaha koperasi menjadi kebutuhan keseharian, kehidupan dan menjadi kekuatan daerah, negara dan bangsa," tambah Syahrul.
(fai)
Lihat Juga :