Konsumsi Baja di Korsel Capai 1.300 Kg, RI Negara Besar Kok Cuma 60 Kg?

Jum'at, 24 Juli 2020 - 22:52 WIB
loading...
Konsumsi Baja di Korsel...
Sebagian besar industri yang ada saat ini menggunakan baja, salah satunya industri otomotif. Foto/Dok SINDOphoto/Isra Triansyah
A A A
JAKARTA - Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim mengungkapkan bahwa konsumsi baja di Indonesia masih sangat rendah. Data berbicara, konsumsi baja di tanah air hanya 60 kilogram per kapita per tahun.

"Angka konsumsi baja itu sangat rendah. Idealnya Indonesia itu mengonsumsi baja 200 kilogram per kapita per tahun," kata Silmy dalam diskusi secara virtual bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Jumat (24/7/2020).

Menurut dia, negara yang besar pasti mempunyai industri baja yang kuat. Misalnya saja seperti China, Amerika Serikat, Rusia, Korea Selatan dan Jepang. (Baca juga: Raih Penonton di Atas 750.000 saat Konser, BTS Cetak Guinness World Records )

"Jika dibandingkan dengan Korea Selatan, konsumsi bajanya mencapai 1.300 kilogram per kapita per tahun. Kita masih rendah. Negara yang ekonominya kuat, pasti industri bajanya juga kuat," terangnya.

Dia menambahkan, bila ingin jadi negara besar, maka industri baja harus kuat, untuk menopang pembangunan infrastruktur dan Industrinya. Apalagi industri baja disebut sebagai "mother of industry". Sebab, sebagian besar industri yang ada menggunakan baja, diantaranya otomotif, elektronik, galangan kapal bahkan industri makanan. (Baca juga: Industri Mamin dan Logam Perkasa di Tengah Pandemi Covid-19 )

"Industri baja diperlukan sebagai syarat majunya industri sebuah negara. Untuk itu diperlukan sinergi antara pemerintah atau BUMN dengan swasta," tutupnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
Dari Banten untuk Indonesia:...
Dari Banten untuk Indonesia: Krakatau Steel dan Hebei Perkuat Ekosistem Baja Nasional
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Presiden Korea Selatan...
Presiden Korea Selatan Bingung Taegeuk Warriors Tersingkir di Piala Dunia 2026
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Rekomendasi
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Transformasi Polri di Era Listyo Sigit Dapat Apresiasi
Cerita Pramono Kena...
Cerita Pramono Kena Tegur Istrinya Gegara Aturan Pilah Sampah, Disuruh Cuci Wadah Plastik Sambal
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps. 12: Suasana Kampung Berubah Mencekam, Mila Cemaskan Kondisi Ayah Mertuanya
Berita Terkini
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
Kantongi Restu OJK,...
Kantongi Restu OJK, Dua Pemegang Saham Utama CASH Siap Kawal Rights Issue Rp237,2 Miliar
Purbaya Tepis Kabar...
Purbaya Tepis Kabar Disebut Incar Influencer dan Toko Online: Tegaskan Pajak Demi Keadilan
Aplikasi Strava Kena...
Aplikasi Strava Kena Pajak 11%, DJP: Hanya Untuk yang Berlangganan
Menuju Fungsional, Hutama...
Menuju Fungsional, Hutama Karya Catatkan Progres Signifikan Sekolah Rakyat DKI Jakarta dan Banten untuk Tahun Ajaran Baru
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
Infografis
Suhu di Asia dan Afrika...
Suhu di Asia dan Afrika Akan Capai 60 Derajat Celcius
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved