20 Perusahaan Ritel Terbesar di Asia Tenggara 2022, Shopee Salip Tokopedia

Senin, 19 Juni 2023 - 07:54 WIB
loading...
20 Perusahaan Ritel...
Perusahaan ritel terbesar di Asia Tenggara masih didominasi pemain e-commerce terkemuka. Foto/SINDOnews/Inda Susanti
A A A
JAKARTA - Perusahaan ritel terbesar di Asia Tenggara masih didominasi pemain e-commerce terkemuka. Strategi lokalisasi yang dijalankan Shopee dan Tokopedia menjadikan keduanya berjaya di kawasan dengan populasi lebih dari 679 juta jiwa tersebut.

Tak dimungkiri, kemunculan pandemi Covid-19 memicu peningkatan signifikan dalam transaksi belanja di toko daring (online) sehingga kinerja penjualan e-commerce ritel pun ikut terbang.

Merujuk data perusahaan riset pasar global asal Inggris, Euromonitor International, penjualan di ritel online atau e-commerce di Asia Tenggara melonjak dari sejak sebelum pandemi, yaitu dari USD34 miliar pada 2019 menjadi USD69 miliar pada 2021 dan diproyeksikan mencapai USD166 miliar pada 2026.

“Pada tahun 2021, e-commerce tumbuh lebih dari 30% di Asia Tenggara dan diperkirakan akan mencapai lebih dari USD165 miliar pada tahun 2026,” tulis Euromonitor International, dikutip Senin (19/6/2023).

20 Perusahaan Ritel Terbesar di Asia Tenggara 2022, Shopee Salip Tokopedia

Daftar Perusahaan Ritel Terbesar di Asia Tenggara 2022

Dalam laporan Top 100 Retailers in Asia 2022 yang dipublikasikan pada Mei 2022, Euromonitor International merilis daftar 25 perusahaan ritel terbesar yang beroperasi di Asia Tenggara. Pemeringkatan dilakukan dengan merujuk pada data transaksi penjualan perusahaan sepanjang tahun 2021.

Dalam daftar tersebut, Sea Ltd (perusahaan induk Shopee) dan Tokopedia bersaing ketat di posisi puncak dengan penjualan masing-masing sebesar USD16,06 miliar dan USD12,88 miliar.

Tahun sebelumnya, Tokopedia berada di posisi teratas dengan penjualan sebesar USD11,68 miliar sementara Sea Ltd di posisi ke-3 dengan USD8,73 miliar.

Menurut analisis Euromonitor International, tidak mudah menaklukkan pasar Asia Tenggara yang dihuni ratusan juta orang dengan beragam etnis, budaya dan agama serta kebiasaan belanja online.

Adapun keberhasilan Tokopedia dan Shopee salah satunya lantaran keduanya menerapkan strategi lokalisasi yang tepat.

Baca juga: Menilik Perbandingan Harta Kekayaan Pendiri Shopee vs Tokopedia

Secara sederhana, lokalisasi adalah tentang menyesuaikan produk dengan budaya dan bahasa pelanggan di target pasar yang berbeda-beda.

Strategi lokalisasi berfokus pada peningkatan profitabilitas dengan menyesuaikan barang atau jasa perusahaan sehingga memberikan kecocokan dengan selera dan preferensi di berbagai pasar nasional.

“Pemain e-commerce regional harus membuat strategi lokal seperti pengoptimalan mesin pencarian untuk masing-masing negara dan bahasa atau lini produk yang memenuhi berbagai kebutuhan budaya,” tulis Euromonitor International.

“Penetapan harga, pemasaran, dan layanan pelanggan juga perlu mencerminkan dinamika pasar individual. Jika ini dilaksanakan dengan baik, pendekatan lokal akan menjadikan peritel dan produsen memiliki keunggulan kompetitif jangka panjang,” tambahnya.

Sementara itu, di tengah semaraknya kehadiran ritel online, perusahaan ritel PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk yang identik dengan minimarket Alfamart juga masuk lima besar perusahaan ritel terbesar di Asia Tenggara.

Baca juga: Perbandingan Harta Kekayaan Bos Alfamart Vs Indomaret, Mana Lebih Tajir?

Berikut ini 20 perusahaan ritel terbesar di Asia Tenggara beserta nilai penjualannya pada tahun 2021, merujuk laporan Top 100 Retailers in Asia 2022 dari Euromonitor International:

1. Sea Ltd (Shopee): USD16,06 miliar
2. PT Tokopedia: USD12,88 miliar
3. Seven & I Holdings Co Ltd: USD10,85 miliar
4. Alibaba Group Holding Ltd: USD8,09 miliar
5. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart): USD6,68 miliar
6. Salim Group: USD6,24 miliar
7. Central Retail Corp: USD5,06 miliar
8. SM Retail Inc: USD5 miliar
9. Mobile World JSC: USD4,80 miliar
10. Charoen Pokphand Group: USD4,44 miliar
11. Mercury Drug Corp: USD3,68 miliar
12. Puregold Price Club Inc: USD2,99 miliar
13. NTUC FairPrice Co-operative Pte Ltd: USD2,88 miliar
14. PT Bukalapak.com: USD2,77 miliar
15. Big C Supercenter PCL: USD2,53 miliar
16. Robinsons Retail Holdings Inc: USD2,39 miliar
17. DFI Retail Group: USD2,25 miliar
18. AS Watson Group: USD1,93 miliar
19. AEON Group: USD1,85 miliar
20. Giosis Group: USD1,73 miliar

(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Watsons Apotek Bintaro...
Watsons Apotek Bintaro Sektor 9 Resmi Dibuka, Perkuat Jaringan Health & Beauty Retail di Indonesia
Di Balik Booming Bisnis...
Di Balik Booming Bisnis F&B Indonesia, Ada Silent Killer Ekspansi
Rayakan 185 Tahun Bangun...
Rayakan 185 Tahun Bangun 17.000 Toko! Watsons Hadirkan Apresiasi dan Promo Spesial
Makeover Massal, 7-Eleven...
Makeover Massal, 7-Eleven Resmi Tutup 600 Toko Tahun Ini
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
KJRI Penang: Konektivitas...
KJRI Penang: Konektivitas BNCT Perkuat Rantai Pasok bagi Negara-negara Asean dan Asia
Hadapi Dominasi China...
Hadapi Dominasi China Tanpa Pihak Luar, ASEAN Diimbau Perkuat Persatuan
Rekomendasi
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
Surat Al Waqiah, Amalan...
Surat Al Waqiah, Amalan Istimewa bagi Muslimah untuk Memohon Rezeki dan Keberkahan Hidup
Polisi Sita Ratusan...
Polisi Sita Ratusan Perangkat Elektronik di Markas Judi Online Hayam Wuruk, Ini Daftarnya
Berita Terkini
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved