15 Negara dengan Pajak Penghasilan Tertinggi di Dunia, No 1 Tak Terduga

Jum'at, 23 Juni 2023 - 15:28 WIB
loading...
A A A
Belgia mengenakan pajak penghasilan pada penduduknya, terlepas dari kewarganegaraan mereka, berdasarkan pendapatan mereka yang berasal di seluruh dunia. Di sisi lain Non-residen hanya dikenakan pajak atas penghasilan mereka yang berasal dari sumber-sumber di Belgia.

Perhitungan pajak penghasilan pribadi (PIT) melibatkan penentuan penghasilan kena pajak dan menerapkan tarif pajak progresif ke bagian yang berbeda dari penghasilan tersebut. Untuk tahun pendapatan 2023, tarif pajak federal di Belgia berkisar dari 0% hingga 50%.

5. Swedia

Tarif pajak penghasilan tertinggi: 52,3%

Di Swedia, pendapatan kita dikenai pajak berdasarkan jumlah pendapatan kena pajak yang dibulatkan. Untuk tahun 2023, tidak ada pajak penghasilan nasional untuk penghasilan kena pajak hingga kira-kira USD60.122, tetapi pajak penghasilan kotamadya sebesar 32% tetap berlaku.

Penghasilan kena pajak melebihi jumlah yang disebutkan di atas dikenakan pajak penghasilan nasional 20% dan pajak kota 32%.

Sementara bagi Non-penduduk yang bekerja di Swedia untuk majikan Swedia atau asing dengan bentuk usaha tetap dikenakan pajak dengan tarif tetap sebesar 25%. Non warga yang bekerja untuk majikan non-Swedia tanpa bentuk usaha tetap dikenakan tarif pajak 25%, dengan pengecualian untuk masa tinggal jangka pendek.

4. Austria

Tarif pajak penghasilan terbesar: 55%

Semua individu yang tinggal di Austria harus membayar pajak penghasilan atas penghasilan mereka yang berasal dari seluruh penjuru dunia. Termasuk penghasilan dari perdagangan atau bisnis, profesi, pekerjaan, investasi, dan properti.

3. Denmark

Tarif pajak penghasilan teratas: 55,9%

Perpajakan di Denmark dapat dikategorikan ke dalam kewajiban pajak penuh, kewajiban pajak terbatas, aturan ekspatriat khusus, atau aturan terkait perekrutan tenaga kerja. Penduduk di Denmark memiliki tanggung jawab pajak penuh, yang berarti mereka dikenakan pajak atas pendapatan global mereka kecuali jika mereka dianggap sebagai penduduk pajak negara lain di bawah perjanjian perpajakan ganda (DTT).

2. Jepang

Tarif pajak penghasilan teratas: 55,97%

Di Jepang, penduduk tetap dikenakan pajak atas penghasilan mereka dari seluruh dunia, sementara non-penduduk hanya dikenakan pajak atas penghasilan yang bersumber dari Jepang. Pajak tambahan sebesar 2,1% dikenakan pada pajak pendapatan nasional individu. Pemerintah daerah memungut pajak pendapatan daerah sebesar 10% berdasarkan pendapatan tahun sebelumnya.

Non-penduduk membayar pajak pendapatan nasional tetap sebesar 20,42% atas kompensasi yang bersumber dari Jepang, termasuk pajak tambahan. Jika terdaftar sebagai penduduk, mereka juga dapat dikenakan pajak penduduk setempat sebesar 10%.

1. Finlandia

Tarif pajak penghasilan teratas: 56,95%

Di Finlandia, penduduk dikenakan pajak atas penghasilan mereka yang bersumber dari seluruh dunia, sementara non-penduduk hanya dikenakan pajak atas penghasilan yang berasal dari Finlandia. Ada pajak penyiaran publik sebesar 2,5% atas pendapatan yang melebihi USD15.690.

Individu bukan penduduk dikenakan berbagai tarif pajak, termasuk 35% atas pendapatan kerja dan 30% atas dividen, bunga, dan royalti. Ada juga pajak ahli asing memberikan tarif tetap 32% untuk karyawan asing yang memenuhi syarat.

Bagi bukan penduduk dapat memilih antara pajak tetap atau pajak progresif. Artis dan olahragawan menghadapi pajak 15% atas penghasilan mereka. Penghasilan sewa dikenakan pajak dengan tarif 30% atau 34%.

Negara dengan jumlah penduduknya mencapai 5,5 juta ini memiliki rasio pajak penghasilan sebesar 49,2%. Besaran retribusinya mencapai 56,95%. Penghasilan rata-ratanya mencapai USD49.000. Sementara, tingkat marjinal rata-rata Finlandia saat ini 49.2% dan berlaku untuk penghasilan USD91.000.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Cadangan Mineral Tanah Jarang Terbesar Dunia, Ada Tetangga Indonesia
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Gugatan UU PDP Ditolak...
Gugatan UU PDP Ditolak MK, Negara Wajib Awasi Transfer Data Pribadi
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Rekomendasi
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved