15 Negara dengan Pajak Penghasilan Tertinggi di Dunia, No 1 Tak Terduga
Jum'at, 23 Juni 2023 - 15:28 WIB
loading...
Perpajakan telah lama menjadi salah satu pilar dalam masyarakat modern, dimana menjadi sumber pendapatan pemerintah. Berikut ini ada 15 negara yang menerapkan pajak penghasilan tinggi bagi warganya. Foto/Dok Ilustrasi Reuters
A
A
A
JAKARTA - Perpajakan telah lama menjadi salah satu pilar dalam masyarakat modern, dimana menjadi sumber pendapatan pemerintah dalam mendanai pelayanan publik yang penting. Berikut ini ada 15 negara yang menerapkan pajak penghasilan tinggi bagi warganya.
Baca Juga: 15 Negara Surga Pajak Teratas di Dunia, Ada Tetangga Indonesia
Dari berbagai bentuk pajak, ada pajak penghasilan (pph) yang memainkan peran penting dalam mengatasi ketimpangan pendapatan dan memastikan distribusi kekayaan dengan adil. Pajak-pajak yang dikenakan pada individu dengan pendapatan besar, pada akhirnya dipakai pemerintah untuk mengamankan program kesejahteraan sosial, pembangunan infrastruktur serta pengeluaran publik lainnya.
Baca Juga: 23 Negara Tanpa Pajak Penghasilan, Salah Satunya Dekat Indonesia
Pada tahun 2023, tren pelaporan pajak secara digital semakin menjamur, dimana berdampak pada sektor bisnis secara global. Negara-negara seperti Portugal, Rumania dan Italia telah menerapkan langkah-langkah pelaporan digital, sementara yang lainnya seperti Prancis, Spanyol, dan Jerman juga bergerak menuju ke arah yang sama.
Pergeseran yang sedang berlangsung, menyoroti semakin pentingnya digitalisasi dan implikasinya bagi bisnis dan pajak di seluruh dunia. Di sisi lain ada beberapa negara yang memiliki pajak pendapatan tertinggi di dunia, berikut daftarnya.
Mulai tahun 2023, tarif pajak tertinggi di Jerman yakni sebesar 42% yang berlaku bagi mereka dengan pendapatan tahunan tembus mencapai USD70.415 atau setara Rp1 miliar (Kurs Rp14.945 per USD). Patokan tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan ambang sebelumnya sebesar USD65.692 pada tahun 2022.
Untuk memberikan keringanan, tunjangan dasar bebas pajak (Grundfreibetrag) juga akan dinaikkan dari USD11.600 pada tahun 2022 menjadi USD12.229 pada tahun 2023. Hanya pendapatan yang melebihi tunjangan pokok yang akan dikenai pajak.
Karena struktur pemungutan pajak yang efisien di negara tersebut, Jerman ditempatkan pada peringkat kedua dalam daftar negara-negara dengan standar hidup tertinggi pada tahun 2023.
Untuk sektor rumah tangga, mereka yang mendapatkan penghasilan hingga USD12.082 tidak dikenakan pajak apa pun atau 0%. Berikutnya untuk pendapatan USD12.082 hingga USD30.804, dikenakan tarif pajak sebesar 11%.
Saat pendapatan meningkat, individu dan rumah tangga yang berpenghasilan di atas USD189.455 harus membayar tarif pajak tertinggi sebesar 45%.
Sistem pajak penghasilan disusun pada level yang berbeda berdasarkan jumlah penghasilan kena pajak yang dikenakan pemotongan kumulatif. Level pertama berlaku untuk pendapatan hingga USD5.210 dan dikenakan tingkat pemotongan sebesar 3%.
Untuk pendapatan mulai dari USD5.210 hingga USD20.800 berada pada level kedua dengan tarif pajak yang lebih tinggi sebesar 10%.
Baca Juga: 15 Negara Surga Pajak Teratas di Dunia, Ada Tetangga Indonesia
Dari berbagai bentuk pajak, ada pajak penghasilan (pph) yang memainkan peran penting dalam mengatasi ketimpangan pendapatan dan memastikan distribusi kekayaan dengan adil. Pajak-pajak yang dikenakan pada individu dengan pendapatan besar, pada akhirnya dipakai pemerintah untuk mengamankan program kesejahteraan sosial, pembangunan infrastruktur serta pengeluaran publik lainnya.
Baca Juga: 23 Negara Tanpa Pajak Penghasilan, Salah Satunya Dekat Indonesia
Pada tahun 2023, tren pelaporan pajak secara digital semakin menjamur, dimana berdampak pada sektor bisnis secara global. Negara-negara seperti Portugal, Rumania dan Italia telah menerapkan langkah-langkah pelaporan digital, sementara yang lainnya seperti Prancis, Spanyol, dan Jerman juga bergerak menuju ke arah yang sama.
Pergeseran yang sedang berlangsung, menyoroti semakin pentingnya digitalisasi dan implikasinya bagi bisnis dan pajak di seluruh dunia. Di sisi lain ada beberapa negara yang memiliki pajak pendapatan tertinggi di dunia, berikut daftarnya.
15. Jerman
Tarif pajak penghasilan tertinggi: 42%Mulai tahun 2023, tarif pajak tertinggi di Jerman yakni sebesar 42% yang berlaku bagi mereka dengan pendapatan tahunan tembus mencapai USD70.415 atau setara Rp1 miliar (Kurs Rp14.945 per USD). Patokan tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan ambang sebelumnya sebesar USD65.692 pada tahun 2022.
Untuk memberikan keringanan, tunjangan dasar bebas pajak (Grundfreibetrag) juga akan dinaikkan dari USD11.600 pada tahun 2022 menjadi USD12.229 pada tahun 2023. Hanya pendapatan yang melebihi tunjangan pokok yang akan dikenai pajak.
Karena struktur pemungutan pajak yang efisien di negara tersebut, Jerman ditempatkan pada peringkat kedua dalam daftar negara-negara dengan standar hidup tertinggi pada tahun 2023.
14. Prancis
Tarif pajak penghasilan teratas: 45%Untuk sektor rumah tangga, mereka yang mendapatkan penghasilan hingga USD12.082 tidak dikenakan pajak apa pun atau 0%. Berikutnya untuk pendapatan USD12.082 hingga USD30.804, dikenakan tarif pajak sebesar 11%.
Saat pendapatan meningkat, individu dan rumah tangga yang berpenghasilan di atas USD189.455 harus membayar tarif pajak tertinggi sebesar 45%.
13. China
Tarif pajak penghasilan paling tinggi: 45%Sistem pajak penghasilan disusun pada level yang berbeda berdasarkan jumlah penghasilan kena pajak yang dikenakan pemotongan kumulatif. Level pertama berlaku untuk pendapatan hingga USD5.210 dan dikenakan tingkat pemotongan sebesar 3%.
Untuk pendapatan mulai dari USD5.210 hingga USD20.800 berada pada level kedua dengan tarif pajak yang lebih tinggi sebesar 10%.
12. Australia
Tarif pajak penghasilan teratas: 45%Lihat Juga :