10 Negara Ini Punya Harta Karun Super Langka, Amerika dan China Bersaing Keruk Rare Earth

Minggu, 25 Juni 2023 - 16:36 WIB
loading...
A A A
Soal urusan produksi logam tanah jarang atau Rare Earth, Rusia menempati urutan kedelapan dalam daftar ini. Kontribusi Rusia pada pasokan global Rare Earth dengan memproduksi 2.600 metrik ton pada tahun 2022.

Secara khusus, hal itu hanya sebagian kecil dari output potensial negara, karena cadangannya yang signifikan. Proyeksi baru-baru ini mengungkap Rusia menyimpan cadangan 21 juta metrik ton Rare Earth, elemen yang kedepannya diyakini tidak ternilai.

7. India

Produksi Logam Tanah Jarang atau Rare Earth pada 2022: 2.900 metrik ton

India merupakan salah satu negara penghasil logam tanah jarang terkemuka, karena menghasilkan 2.900 metrik ton pada tahun 2022. Upaya India untuk menemukan unsur-unsur tanah jarang telah menghasilkan identifikasi cadangan yang cukup besar dari logam ini.

Sesuai perkiraan saat ini, India memiliki persediaan 6,9 juta metrik ton logam tanah jarang. Mengingat cadangan besar yang belum dieksploitasi ini, India jelas merupakan pemain kunci dalam memenuhi permintaan global untuk logam tanah jarang.

Logam tanah jarang adalah kelompok logam yang langka dan memiliki sifat-sifat unik. Mereka memiliki peran penting dalam berbagai sektor industri, termasuk teknologi tinggi, elektronik, kendaraan listrik, energi terbarukan, dan pertahanan.

India diramalkan bakal menjadi pemain kunci dalam mempengaruhi rantai pasokan global, mengingat meningkatnya permintaan akan sumber daya vital ini.

6. Vietnam

Produksi Rare Earth pada tahun 2022: 4.300 metrik ton

Tambang logam tanah jarang atau Rare Earth di Vietnam menghasilkan 4.300 metrik ton pada tahun 2022, naik signifikan dari hanya 400 metrik ton pada tahun 2021. Pencapaian ini menunjukkan keahlian dan komitmen Vietnam yang terus meningkat terhadap ekstraksi tanah jarang.

Bersamaan dengan hal itu, negara ini memiliki potensi besar dengan perkiraan basis cadangan yang tersimpan yakni tembus 22 juta metrik ton.

5. Thailand

Produksi Tambang Logam Tanah Jarang pada 2022: 7.100 metrik ton

Ketika melihat produksi logam tanah jarang atau Rare Earth, maka Thailand adalah salah satu dari lima besar. Volume produksi logam tanah jarang yang dilaporkan mencapai 7.100 metrik ton pada tahun 2022.

Raihan itu sedikit turun, dimana Thailand pada 2021 tingkatan produksinya mencapai 8.200 metrik ton atau naik lebih dari dua kali lipat pada 2020, yang mencapai 3.600 metrik ton. Namun setelah peningkatan yang belum pernah terjadi sebelumnya ini, produksi mengalami penurunan menjadi 7.100 metrik ton pada tahun 2022.

4. Burma

Produksi Tambang Rare Earth pada 2022: 12.000 metrik ton
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Apa Sih Sebenarnya Logam...
Apa Sih Sebenarnya Logam Tanah Jarang? Sering Disebut Minyak Baru
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Rekomendasi
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Berita Terkini
MNC Life, INKOPDIT dan...
MNC Life, INKOPDIT dan PANDAI Kolaborasi Perluas Akses Asuransi Jiwa bagi Anggota Koperasi Kredit
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Infografis
Daftar Negara Telah...
Daftar Negara Telah Diinvasi oleh Amerika Serikat dan NATO
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved