Masuki Tahun Politik, Pemerintah Diminta Tak Hamburkan APBN untuk Subsidi dan Bantuan

Senin, 03 Juli 2023 - 17:06 WIB
loading...
Masuki Tahun Politik,...
Di tahun politik APBN harus tetap diarahkan untuk program-program produktif. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Menjelang tahun politik , pemerintah diminta tetap menggunakan APBN untuk program-program yang produktif, seperti penguatan sektor kesehatan dan pendidikan. APBN tidak digunakan untuk kebijakan-kebijakan populis semata.

Baca juga: Anak Buah Sri Mulyani Respons Pandangan dr Tirta soal Anggaran Kesehatan

"Kita melihat ada potensi di tahun politik ini biasanya subsidi akan ditambahkan atau kebijakan-kebijakan populis lainnya mulai akan muncul. Nah kita harapkan tidak terjadi di tahun 2023," ujar Teuku Riefky, peneliti Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) FEB UI dalam Market Review IDXChannel, Senin (3/7/2023).

Menurutnya kebijakan bagi-bagi sembako hingga menjaga stabilitas harga dengan subsidi tidak lebih produktif dibanding menguatkan sektor pendidikan dan kesehatan untuk masyarakat. Semua itu diharapkan dapat dihindari oleh pemerintah ketika memasuki tahun politik.

"Sejauh ini memang belum ada indikasi ke arah sana, tapi kita harapkan memang tidak ada tambahan subsidi yang relatif tidak produktif seperti subsidi BBM. Kalau ada subdisi kita harapkan ke jaring pengaman sosial yang targeted," sambungnya.

Selain itu di usia senja masa kepemimpinan, pemerintah juga tentu akan mendorong program-program yang belum mencapai target. Seperti penyelesaian proyek infrastruktur yang menjadi fokus pemerintahan Jokowi pada putaran kedua hingga 2024 nanti.

"Tahun politik sehingga ada kemungkinan pemerintah ingin menunjukkan program yang memang selama ini terus didorong, di sisi lain penyelesaian proyek infrastruktur juga harus dikejar," kata Riefky.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
MUI: Presiden Kurban...
MUI: Presiden Kurban Pakai APBN Tak Masalah secara Syariat demi Kepentingan Masyarakat
Gerindra Sebut Bantuan...
Gerindra Sebut Bantuan 1.098 Sapi Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah, Pernah Dilakukan pada Era Jokowi
Rekomendasi
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Apa Itu PHEV? Begini...
Apa Itu PHEV? Begini Lepas L8 Tempuh 1.300 Km Sekali Isi Penuh
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Berita Terkini
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Elnusa Petrofin dan...
Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Avtur Bali-Nusra
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved