Respons Opini Menteri BUMN Ada di Mana-mana, Erick Thohir: Itu Penugasan
Kamis, 13 Juli 2023 - 20:55 WIB
loading...
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir angkat bicara, seputar opini yang menyebutkan bahwa dirinya ada di mana-mana. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) Erick Thohir angkat bicara, seputar opini yang menyebutkan bahwa dirinya ada di mana-mana atau mengambil poksi pekerjaan Kementerian lainnya. Menurut Erick, pekerjaan yang dia lakukan melalui perusahaan pelat merah merupakan tupoksi dan penugasan langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Baca Juga: Survei: Erick Thohir Jadi Cawapres Terbaik untuk Prabowo Subianto
Erick Thohir mencontohkan, pemerintah melalui Holding BUMN Farmasi mendatangkan dan membuat vaksin Covid-19 ketika pandemi melanda Indonesia. Tugas ini sesuai dengan tupoksi Holding BUMN Farmasi dan tidak mengambil ranah Kementerian Kesehatan.
"Jadi kadang-kadang konotasi ini 'kok Menteri BUMN dimana-mana', ya memang di mana mana, tetapi kita melakukan ini sesuai dengan tupoksi dan penugasan. Ketika saat covid seakan-akan 'kok ini Menteri BUMN sibuk ngurusin kesehatan, ya sebetulnya vaksinnya dari kita, gitu," ungkap Erick Thohir saat ditemui di tempat kerjanya, Jakarta Pusat, Kamis (13/7/2023).
Baca Juga: Utang Jumbo BUMN Tembus Rp1.600 Triliun, Masih Sehat?
Tak hanya itu, alasan lain bahwa BUMN melakukan intervensi di sektor olahraga nasional, juga lantaran penugasan pemerintah. Dalam konteks ini, perseroan negara memfasilitasi pendanaan untuk beberapa cabang olahraga.
Dia bilang, tugas itu bukan berarti dirinya mengambil kinerja Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora)."Nah, lalu kadang-kadang dengan isu-isu olahraga, 'ini kok jadi Menpora,' ya enggak, kebetulan ada penugasan. Kita itu mengandangi 17 penugasan untuk membina cabang olahraga, dan kalau kita lihat sejarah grafik daripada olahraga itu meningkat karena ada dana," ucapnya.
Baca Juga: Survei: Erick Thohir Jadi Cawapres Terbaik untuk Prabowo Subianto
Erick Thohir mencontohkan, pemerintah melalui Holding BUMN Farmasi mendatangkan dan membuat vaksin Covid-19 ketika pandemi melanda Indonesia. Tugas ini sesuai dengan tupoksi Holding BUMN Farmasi dan tidak mengambil ranah Kementerian Kesehatan.
"Jadi kadang-kadang konotasi ini 'kok Menteri BUMN dimana-mana', ya memang di mana mana, tetapi kita melakukan ini sesuai dengan tupoksi dan penugasan. Ketika saat covid seakan-akan 'kok ini Menteri BUMN sibuk ngurusin kesehatan, ya sebetulnya vaksinnya dari kita, gitu," ungkap Erick Thohir saat ditemui di tempat kerjanya, Jakarta Pusat, Kamis (13/7/2023).
Baca Juga: Utang Jumbo BUMN Tembus Rp1.600 Triliun, Masih Sehat?
Tak hanya itu, alasan lain bahwa BUMN melakukan intervensi di sektor olahraga nasional, juga lantaran penugasan pemerintah. Dalam konteks ini, perseroan negara memfasilitasi pendanaan untuk beberapa cabang olahraga.
Dia bilang, tugas itu bukan berarti dirinya mengambil kinerja Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora)."Nah, lalu kadang-kadang dengan isu-isu olahraga, 'ini kok jadi Menpora,' ya enggak, kebetulan ada penugasan. Kita itu mengandangi 17 penugasan untuk membina cabang olahraga, dan kalau kita lihat sejarah grafik daripada olahraga itu meningkat karena ada dana," ucapnya.
Lihat Juga :