Utang Jumbo BUMN Tembus Rp1.600 Triliun, Masih Sehat?

Jum'at, 07 Juli 2023 - 14:19 WIB
loading...
Utang Jumbo BUMN Tembus...
Kementerian BUMN mengungkapkan terkait konsolidasi kinerja di perusahaan BUMN. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Utang jumbo BUMN mencapai Rp1.600 triliun tahun lalu meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp1.580 triliun. Meski membukukan utang bernilai besar BUMN mencatatkan kenaikan modal hingga mencapai Rp3.200 triliun.

"Total utang BUMN Rp1.600 triliun, modalnya Rp3.200 triliun. Jadi kalau kita usaha biasanya utangnya 70%, modalnya 30%. Ini kebalik, utang cuma 34% modalnya yang 66%," ujar Menteri BUMN Erick Thohir saat ditemui di Bali, dikutip, Jumat (7/7/2023).

Baca Juga: Kisah Pilu Triyatno, Korban Utang BUMN Istaka Karya yang Rumahnya Disita Bank

Erick mengungkapkan dengan proporsi seperti itu kondisi BUMN tergolong sehat dan aman. Menurutnya masyarakat tidak hanya memandang utang BUMN saja namun juga harus melihat modal atau ekuitas yang dibukukan perusahaan. "Kadang-kadang kita selalu terbelenggu dengan utang-utang," ucapnya.

Secara operasional dan keuangan, lanjut Erick, tidak semua BUMN Karya merugi akan tetapi ada beberapa yang justru mencatatkan kinerja yang positif. Erick menyampaikan, BUMN karya dengan segala tantangan tetap berkomitmen melakukan pembangunan untuk meningkatkan perekonomian bangsa dan juga menciptakan lapangan pekerjaan.

Baca Juga: Daftar Utang Jumbo 4 BUMN Karya di Awal 2023, Berikut Rinciannya

"Jadi tidak semua BUMN karya jelek, bagus karya yang ini, ada Nindya Karya, PT PP," tandas dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
Nindia Karya Rampungkan...
Nindia Karya Rampungkan Pembangunan 20 Sekolah Rakyat Tahap II di 4 Provinsi
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Kinerja BUMN Menguat,...
Kinerja BUMN Menguat, Muncul Motor Pertumbuhan Baru
Seluruh Laporan Keuangan...
Seluruh Laporan Keuangan BUMN Tahun 2025 Sudah Masuk Danantara, Intip Bocorannya
Pacu Kinerja, Pelindo...
Pacu Kinerja, Pelindo Sinergi Lokaseva Rombak Jajaran Direksi
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
All-Stars Kudus Pertahankan...
All-Stars Kudus Pertahankan Gelar MLSC All-Stars, 34 Talenta Terbaik Siap Tampil di SingaCup 2026
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Rekomendasi
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
Berita Terkini
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved