BRI Insurance Optimis Capai Target Pendapatan Rp3,2 Triliun
Kamis, 20 Juli 2023 - 15:17 WIB
loading...
(Kiri ke kanan) Direktur Kepatuhan dan Risiko BRINS Heri Supriyadi, Dirut BRINS Rachmat Budi Legowo dan Direktur Bisnis BRINS Handaru Sakti di acara media gathering, di Jakarta, Kamis (20/7/2023). Foto/M Faizal
A
A
A
JAKARTA - PT BRI Asuransi Indonesia atau BRI Insurance (BRINS) optimistis mampu mengantongi pendapatan premi tahun ini yang ditargetkan sebesar Rp3,2 triliun. Sementara, tahun lalu perusahaan tercatat membukukan pendapatan sebesar Rp2,6 triliun.
Direktur Utama BRI Insurance Rachmat Budi Legowo mengatakan, keyakinan itu ditopang perolehan yang hingga pertengahan tahun ini telah mencapai separuh dari target tersebut. Situasi pascapandemi pun diyakini akan lebih mendukung untuk pengembangan kinerja perusahaan.
Baca Juga: BRI Insurance Perluas Jangkauan Layanan Asuransi Mikro bagi UMKM
"Sampai dengan Juni sudah 50 persen, tepatnya 49 koma sembilan sekian persen. Lalu ada portofolio kita yang cenderung besar itu biasanya di Maret, sekarang pindah ke September. Jadi dalam 6 bulan tersisa untuk capai target itu optimis, bahkan bisa terlampaui," kata Budi di acara "Media Gathering BRI Insurance Sapa Media" di Jakarta, Kamis (20/7/2023).
Dia menambahkan, BRINS juga telah menyiapkan strategi-strategi yang diperlukan untuk mendongkrak kinerja. Antara lain, memanfaatkan potensi aset yang belum tergarap maksimal di sektor ritel dan mikro yang menjadi fokus utama BRI Insurance.
Direktur Bisnis BRINS Handaru Sakti menambahkan, dari sisi bisnis pihaknya akan mengoptimalkan bisnis yang telah ada. "Ada peluang yang non-captive untuk kita maksimalkan lagi," ujarnya.
Handaru mencontohkan, BRINS akan memperluas bisnis dengan menggarap asuransi agunan BPR bahkan koperasi simpan pinjam. BRINS, kata dia, juga menyiapkan asuransi untuk dokumen-dokumen yang menjadi agunan, dan juga dokumen penting yang bukan menjadi agunan. "Ini kan belum ada, nah kita akan coba masuk ke situ," tuturnya.
Direktur Utama BRI Insurance Rachmat Budi Legowo mengatakan, keyakinan itu ditopang perolehan yang hingga pertengahan tahun ini telah mencapai separuh dari target tersebut. Situasi pascapandemi pun diyakini akan lebih mendukung untuk pengembangan kinerja perusahaan.
Baca Juga: BRI Insurance Perluas Jangkauan Layanan Asuransi Mikro bagi UMKM
"Sampai dengan Juni sudah 50 persen, tepatnya 49 koma sembilan sekian persen. Lalu ada portofolio kita yang cenderung besar itu biasanya di Maret, sekarang pindah ke September. Jadi dalam 6 bulan tersisa untuk capai target itu optimis, bahkan bisa terlampaui," kata Budi di acara "Media Gathering BRI Insurance Sapa Media" di Jakarta, Kamis (20/7/2023).
Dia menambahkan, BRINS juga telah menyiapkan strategi-strategi yang diperlukan untuk mendongkrak kinerja. Antara lain, memanfaatkan potensi aset yang belum tergarap maksimal di sektor ritel dan mikro yang menjadi fokus utama BRI Insurance.
Direktur Bisnis BRINS Handaru Sakti menambahkan, dari sisi bisnis pihaknya akan mengoptimalkan bisnis yang telah ada. "Ada peluang yang non-captive untuk kita maksimalkan lagi," ujarnya.
Handaru mencontohkan, BRINS akan memperluas bisnis dengan menggarap asuransi agunan BPR bahkan koperasi simpan pinjam. BRINS, kata dia, juga menyiapkan asuransi untuk dokumen-dokumen yang menjadi agunan, dan juga dokumen penting yang bukan menjadi agunan. "Ini kan belum ada, nah kita akan coba masuk ke situ," tuturnya.
Lihat Juga :