Pemerintah Baru Bayar Utang Kimia Farma Rp400 Miliar, Tapi Pinjam Lagi
Rabu, 29 Juli 2020 - 20:47 WIB
loading...
A
A
A
Pertama adalah kewajiban dari BPJS Kesehatan yang harus dibayarkan langsung ke Kimia Farma. Kedua, kewajiban pembayaran dari RS milik pemerintah.
(Baca Juga: Utang Pemerintah ke BUMN Rp113,48 Triliun Akan Dibayar Paling Lambat Agustus )
Budi Gunadi juga menyebut, skema yang akan ditempuh untuk Kimia Farma adalah pencairan utang, sama seperti yang diterapkan untuk kewajiban pemerintah kepada PT PLN atau PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
“Kami melihat ini memang urusan kami dengan pemerintah saja, kami akan meminta percepatan pencairan utang ke pemerintah. Bukan PMN, untuk Kimia Farma ini pencairan utang,” kata Budi.
Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir membenarkan hal tersebut, dimana menurutnya piutang tersebut salah satunya berasal dari penugasan penanganan pandemi Covid-19 dari pemerintah ke Kimia Farma. “Kimia Farma salah satunya merupakan utang daripada BPJS Kesehatan yang memang selama ini kita tahu ada kesulitan juga,” ujar Erick.
(Baca Juga: Utang Pemerintah ke BUMN Rp113,48 Triliun Akan Dibayar Paling Lambat Agustus )
Budi Gunadi juga menyebut, skema yang akan ditempuh untuk Kimia Farma adalah pencairan utang, sama seperti yang diterapkan untuk kewajiban pemerintah kepada PT PLN atau PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
“Kami melihat ini memang urusan kami dengan pemerintah saja, kami akan meminta percepatan pencairan utang ke pemerintah. Bukan PMN, untuk Kimia Farma ini pencairan utang,” kata Budi.
Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir membenarkan hal tersebut, dimana menurutnya piutang tersebut salah satunya berasal dari penugasan penanganan pandemi Covid-19 dari pemerintah ke Kimia Farma. “Kimia Farma salah satunya merupakan utang daripada BPJS Kesehatan yang memang selama ini kita tahu ada kesulitan juga,” ujar Erick.
(akr)
Lihat Juga :