Menteri Suharso Ungkap Penyebab Anggaran Kemiskinan Tak Sesuai Usulan

Rabu, 16 Agustus 2023 - 20:03 WIB
loading...
Menteri Suharso Ungkap...
Kemiskinan ekstrem semakin berkurang. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa menegaskan, turunnya alokasi anggaran perlindungan sosial (Perlinsos) menjadi Rp493,5 triliun pada 2024 tidak akan berpengaruh dalam pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Sebelumnya anggaran usulan perlinsos pada 2024 sekitar Rp503,7 triliun hingga Rp546,9 triliun, lebih besar dari anggaran yang ditetapkan saat ini.



"(Penurunan anggaran) Enggak (berdampak), karena kan kemiskinan ekstrem kita juga sudah turun," kata Suharso ketika ditemui Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Rabu (16/8/2023).

Suharso menegaskan, pihaknya akan lebih fokus pada peningkatan efektivitas terhadap penerima bantuan perlinsos. "Jadi dengan kita investasi di regsosek (regstrasi sosial ekonomi) udah-mudahan penerima manfaatnya lebih akurat, sehingga kita koreksi dan menurunkan sedikit anggaran," katanya.

Kemudian, Suharso juga mengatakan penerima manfaat dari perlinsos tersebut tetap, bahkan bisa berkurang. Hal tersebut lantaran sejajar dengan jumlah kemiskinan ekstrem yang menurun. Suharso mengatakan bahwa jumlah kemiskinan Indonesia saat ini sudah mengalami penurunan.



"Tahun lalu kita mencapai 9,5% dan triwulan pertama tahun 2023 ini kita menjadi 9,36%. Kemudian juga terkait kemiskinan extreme yang pada bulan Maret 2023 telah mencapai 1,12%. Jadi ada penurunan 0,62% dibandingkan tahun 2022," katanya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beban Ekonomi Makin...
Beban Ekonomi Makin Berat di 2025, Kelas Menengah Terancam Jatuh Miskin
Banyak Kelas Menengah...
Banyak Kelas Menengah Indonesia Jatuh Miskin, Menko PMK Terus Pantau
Cara PNM Ikut Andil...
Cara PNM Ikut Andil dalam Penanganan Kemiskinan Ekstrem
Bappenas Umumkan Maskot...
Bappenas Umumkan Maskot Baru Indonesia di World Expo 2025
Bappenas ajak masyarakat...
Bappenas ajak masyarakat pilih maskot untuk World Expo 2025
Pidato Kenegaraan Terakhir,...
Pidato Kenegaraan Terakhir, Jokowi Klaim Angka Kemiskinan Ekstrem dan Pengangguran Turun
Catat! 464,93 Ribu Warga...
Catat! 464,93 Ribu Warga Jakarta Masih Hidup Miskin
Strategi dan Tantangan...
Strategi dan Tantangan Pemprov Jatim Turunkan Angka Kemiskinan
Bahaya Judi Online,...
Bahaya Judi Online, Bisa Bebani APBN hingga Tekan Produktivitas Kerja
Rekomendasi
Mudik Aman Sampai Tujuan...
Mudik Aman Sampai Tujuan BUMN 2025, PNM Berangkatkan Ratusan Peserta
Kerandoman Pemain Timnas...
Kerandoman Pemain Timnas Indonesia sebelum Kembali ke Eropa
Kenapa Ada Orang yang...
Kenapa Ada Orang yang Kidal? Dikaitkan dengan Kecerdasan, Gen hingga Kejahatan
Berita Terkini
Program Mudik Bersama,...
Program Mudik Bersama, Grup MIND ID Berangkatkan 2.400 Pemudik
24 menit yang lalu
Penertiban 3,5 Juta...
Penertiban 3,5 Juta Hektare Lahan Sawit di Kawasan Hutan Bisa Gerus Penerimaan Negara
49 menit yang lalu
Hampir 1 Juta Kendaraan...
Hampir 1 Juta Kendaraan Keluar Jabotabek hingga H-5 Lebaran 2025, Naik 1,5 Persen
1 jam yang lalu
BRI Tetap Melayani di...
BRI Tetap Melayani di Libur Ramadan dan Idul Fitri dengan Weekend Banking dan Layanan Terbatas
1 jam yang lalu
Pajak Air Tanah, Siapa...
Pajak Air Tanah, Siapa yang Wajib Bayar dan Bagaimana Cara Hitungnya?
1 jam yang lalu
Rusia Tuntut Raksasa...
Rusia Tuntut Raksasa Energi Inggris Bayar Ganti Rugi Rp26,3 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Kartu Jakarta Mahasiswa...
Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Tak Terdampak Efisiensi Anggaran
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved