Dedolarisasi Memanas, Terungkap Fakta Bentuk Mata Uang Baru BRICS
Minggu, 20 Agustus 2023 - 15:58 WIB
loading...
Terungkap fakta bentuk mata uang baru BRICS. FOTO/Reuters
A
A
A
JAKARTA - Mata uang BRICS yang baru-baru ini telah diluncurkan menjadi sorotan dunia. Terlebih, ketika aliansi BRICS memberitahukan alasan pembuatan mata uang baru ini adalah untuk melawan kekuatan dolar AS .
Salah satu cara BRICS untuk mewujudkan tujuan dedolarisasi ini adalah dengan membeli emas dalam jumlah besar untuk mendukung mata uang baru mereka. Aliansi BRICS terdiri dari Brazil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan telah didukung oleh underlying emas untuk menumbuhkan nilai mata uang barunya.
Baca Juga: Mata Uang BRICS Bakal Gantikan Dolar Disebut Gagasan Konyol
Underlying sendiri merupakan aset dasar yang nantinya bisa dibeli atau dijual. Sehingga para negara BRICS ini tengah mengumpulkan emas dalam jumlah banyak untuk dijadikan aset dasar. Emas dipilih karena dianggap sebagai investasi yang aman dan memiliki peluang runtuh yang tipis dibandingkan dolar AS.
Dilansir dari RT.com, aliansi BRICS berencana meluncurkan mata uang baru yang didukung oleh emas, sebulan sebelum KTT. Rusia dilaporkan telah memberi pengarahan kepada blok aliansinya tentang pentingnya mengelompokkan mata uang yang akan segera dirilis menjadi emas.
Langkah tersebut dapat mempermudah untuk mengambil dolar AS dan menantang status cadangan globalnya. KTT BRICS berikutnya akan diadakan di Afrika Selatan pada bulan Agustus dan pembentukan mata uang baru akan mulai ditata.
Dalam 18 bulan terakhir, negara-negara BRICS telah meningkatkan belanja pembelian emas mereka untuk mengakhiri ketergantungan pada dolar AS. Dewan Emas Dunia menerbitkan laporan yang mengatakan bahwa China membeli 102 ton emas. Rusia telah membeli 31,1 ton logam mulia dalam enam bulan terakhir.
Salah satu cara BRICS untuk mewujudkan tujuan dedolarisasi ini adalah dengan membeli emas dalam jumlah besar untuk mendukung mata uang baru mereka. Aliansi BRICS terdiri dari Brazil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan telah didukung oleh underlying emas untuk menumbuhkan nilai mata uang barunya.
Baca Juga: Mata Uang BRICS Bakal Gantikan Dolar Disebut Gagasan Konyol
Underlying sendiri merupakan aset dasar yang nantinya bisa dibeli atau dijual. Sehingga para negara BRICS ini tengah mengumpulkan emas dalam jumlah banyak untuk dijadikan aset dasar. Emas dipilih karena dianggap sebagai investasi yang aman dan memiliki peluang runtuh yang tipis dibandingkan dolar AS.
Dilansir dari RT.com, aliansi BRICS berencana meluncurkan mata uang baru yang didukung oleh emas, sebulan sebelum KTT. Rusia dilaporkan telah memberi pengarahan kepada blok aliansinya tentang pentingnya mengelompokkan mata uang yang akan segera dirilis menjadi emas.
Langkah tersebut dapat mempermudah untuk mengambil dolar AS dan menantang status cadangan globalnya. KTT BRICS berikutnya akan diadakan di Afrika Selatan pada bulan Agustus dan pembentukan mata uang baru akan mulai ditata.
Dalam 18 bulan terakhir, negara-negara BRICS telah meningkatkan belanja pembelian emas mereka untuk mengakhiri ketergantungan pada dolar AS. Dewan Emas Dunia menerbitkan laporan yang mengatakan bahwa China membeli 102 ton emas. Rusia telah membeli 31,1 ton logam mulia dalam enam bulan terakhir.
Lihat Juga :