Jerman, Spanyol Bersaing Raih Kesepakatan Bangun Kapal Selam India Senilai Rp73,2 T

Selasa, 22 Agustus 2023 - 20:06 WIB
loading...
A A A
Disebutkan sebagai bagian dari kesepakatan, Angkatan Laut India ingin mencari transfer teknologi terbaik dan terbesar yang ditawarkan. Ketika mengumumkan tender pada bulan Juli, Kementerian Pertahanan mengatakan, pihaknya mengharapkan transfer teknologi substansial ke galangan kapal India selain menyediakan kapal selam.

India disebutkan sedang mencari alternatif yang dapat diandalkan untuk perangkat keras militer karena pasokan dari Rusia, sumber senjata terbesarnya, terperosok dalam perang yang berkepanjangan di Ukraina dan menghadapi sanksi dari AS dan sekutunya.

India, yang merupakan bagian dari apa yang disebut pengelompokan Quad yang mencakup Jepang, AS dan Australia, juga memproyeksikan dirinya sebagai pusat manufaktur dan mendorong transfer teknologi untuk membangun platform pertahanan yang kompleks seperti pesawat tempur dan kapal selam.

Kementerian Pertahanan India, Larsen & Toubro, dan MDL belum menanggapi permintaan komentar. Sedangkan Thyssenkrupp mengkonfirmasi tawaran tersebut dan merujuk pada pernyataan 7 Juni, sementara Navantia tidak menanggapi permintaan komentar melalui email seperti dilansir Bloomberg.

Saham galangan kapal India menguat pada pekan lalu, dipimpin oleh Garden Reach Shipbuilders & Engineers Ltd dengan reli 17% dan Cochin Shipyard Ltd menguat sebesar 16%. Mazagon Dock naik 4,4% sementara Larsen & Toubro naik 1,2%
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Tiga Kapal Tanker Tujuan...
Tiga Kapal Tanker Tujuan China dan India Diam-diam Tinggalkan Selat Hormuz, Begini Caranya
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Rekomendasi
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Messi Kejar Sejarah,...
Messi Kejar Sejarah, Aljazair Jadi Korban Pertama?
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
Indonesia Beli Rudal...
Indonesia Beli Rudal BrahMos India Senilai Rp7,3 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved