Jerman, Spanyol Bersaing Raih Kesepakatan Bangun Kapal Selam India Senilai Rp73,2 T

Selasa, 22 Agustus 2023 - 20:06 WIB
loading...
A A A
Armada Mulai Tua

Ketika Beijing telah meningkatkan kapasitas angkatan lautnya dalam beberapa tahun terakhir, armada kapal selam India yang mulai menua dipandang tidak lagi cukup untuk mencegah kehadiran China di Samudra Hindia.

Angkatan Laut India membutuhkan minimal 24 kapal selam konvensional, kata pemerintah di New Delhi, tetapi saat ini mereka hanya memiliki 16 buah. Dari jumlah tersebut, sebagian besar berusia lebih dari 30 tahun dan kemungkinan akan dinonaktifkan dalam beberapa tahun ke depan.

Pada Juli lalu, Kementerian Pertahanan India mengeluarkan tender yang mengundang produsen pertahanan global untuk merancang, mengembangkan, dan memproduksi kapal selam bertenaga diesel-listrik konvensional bersama dengan Mazagon Dock Shipyard Limited milik pemerintah atau Larsen & Toubro, salah satu perusahaan konstruksi terbesar di India.

Tujuannya adalah untuk secara progresif membangun kemampuan buatan sendiri dalam "memproduksi sistem senjata yang kompleks," kata Kementerian Pertahanan India ketika mengumumkan tender global.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Menpar: Prambanan Jadi...
Menpar: Prambanan Jadi Jembatan Pariwisata Budaya dan Spiritual Indonesia-India
Perencanaan Matang dan...
Perencanaan Matang dan Value for Money Kunci Keberhasilan Modernisasi Alutsista
Prabowo Beri Pelukan...
Prabowo Beri Pelukan Hangat Modi, Antar Kepulangan di Bandara YIA
Rekomendasi
Industri Musik Meluncurkan...
Industri Musik Meluncurkan Label AI untuk Melindungi Orisinalitas
Gelar Demo di Depan...
Gelar Demo di Depan Kejati Jatim, KEMAKI Sampaikan 10 Tuntutan
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan...
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan atas Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Infografis
Kapal Selam China makin...
Kapal Selam China makin Canggih, Mampu Menonaktifkan Starlink
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved