Target 126 Juta Sertifikat Tanah Rampung 2024, Jokowi: Kalau Kepeleset, ke Presiden Berikutnya

Rabu, 13 September 2023 - 20:20 WIB
loading...
Target 126 Juta Sertifikat...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan, 126 juta sertifikat tanah selesai pada tahun 2024, adapun saat ini sebanyak 106 juta telah diselesaikan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) menargetkan, 126 juta sertifikat tanah selesai pada tahun 2024. Adapun saat ini sebanyak 106 juta telah diselesaikan. Jokowi mengatakan, bahwa jika target yang ditetapkan tidak selesai tahun depan, tugas presiden selanjutnya untuk menerbitkan sisa sertifikat yang belum selesai.

"Ini moga-moga tahun 2024, 126 juta dah rampung semuanya. Kalo kepeleset, ya masuk ke Presiden berikutnya," kata Jokowi di Acara Swindu Proyek Strategis Nasional , Rabu (13/9/2023).



Sambung Presiden juga menerangkan, bahwa pada tahun 2015 baru terdapat 46 juta bidang yang sudah bersertifikat. Dimana jumlah tersebut masih 80 juta bidang yang harus diselesaikan sertifikasinya.



Kemudian dia mengecek bahwa setiap tahun hanya ada 500 sertifikat yang dikeluarkan, sehingga masyarakat harus menunggu 160 tahun untuk mendapatkan sertifikat tanah.

Ia pun mengapresiasi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto karena telah bekerja keras dalam memberikan sertifikasi tanah.

"Benar 80 juta, setahun hanya 500 ribu. Artinya nunggunya 160 tahun, baru akan selesai. Saya kira harus tepuk tangan pada Pak Hadi," ungkapnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ambisi Uni Eropa Mengurangi...
Ambisi Uni Eropa Mengurangi Ketergantungan Mineral Penting asal China
Mudik Gratis Alfamidi...
Mudik Gratis Alfamidi Berangkat 1.200 Pemudik ke Kampung Halaman
Cetak Laba Bersih Rp582...
Cetak Laba Bersih Rp582 M di 2024, MPMX Komit Tumbuh Berkelanjutan
Rupiah Ambruk hingga...
Rupiah Ambruk hingga Sentuh Rp16.622, BI Sebut Beda Cerita dengan Krismon 1998
Prabowo Minta Komisaris...
Prabowo Minta Komisaris Bank BUMN Lebih Ramping, Diisi Profesional
Indonesia Gabung New...
Indonesia Gabung New Development Bank BRICS, Prabowo Diskusi dengan Dilma Rousseff
603 Ribu Kendaraan Tinggalkan...
603 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek dari 4 Gerbang Tol Jasa Marga
Bank Mandiri Rombak...
Bank Mandiri Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris, Ini Susunan Manajemen Terbaru
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Makin Parah Jadi Rp16.611/USD
Rekomendasi
Pererat Silaturahmi...
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Partai Perindo Maluku Bukber dan Santuni Anak Yatim di Ambon
Demo Ricuh, Massa Aksi...
Demo Ricuh, Massa Aksi Tolak UU TNI Masuk ke Jalan Tol Depan Gedung DPR
Titiek Puspa Alami Pecah...
Titiek Puspa Alami Pecah Pembuluh Darah, Langsung Jalani Operasi
Berita Terkini
Jajaran Direktur Baru...
Jajaran Direktur Baru Bank Woori Saudara di RUPST 2025
6 menit yang lalu
Ambisi Uni Eropa Mengurangi...
Ambisi Uni Eropa Mengurangi Ketergantungan Mineral Penting asal China
15 menit yang lalu
Laba Bersih NICL Melambung...
Laba Bersih NICL Melambung Tinggi di Tengah Amblesnya Harga Nikel
1 jam yang lalu
Tolak Kripto jadi Alat...
Tolak Kripto jadi Alat Pembayaran, Bos Bank Sentral Rusia: Sangat Fluktuatif
1 jam yang lalu
Mudik Bawa Hewan Peliharaan...
Mudik Bawa Hewan Peliharaan dengan KAI Logistik, Ini Syarat dan Tarifnya
1 jam yang lalu
Singgah Sejenak, Nikmati...
Singgah Sejenak, Nikmati Fasilitas Terbaik Pertamina Lubricants di Rest Area
3 jam yang lalu
Infografis
Jokowi 6 Kali Reshuffle...
Jokowi 6 Kali Reshuffle Kabinet di Periode kedua 2019-2024
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved