Bursa Karbon Terbit Pekan Depan, BEI: Kami Belum Dapat Izin OJK

Senin, 18 September 2023 - 22:06 WIB
loading...
Bursa Karbon Terbit...
Bursa Efek Indonesia (BEI) belum mendapat izin dari OJK terkait penyelengaraan bursa karbon. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia ( BEI ) mengakui belum mendapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait penyelengaraan bursa karbon. Pernyataan ini muncul setelah OJK menyatakan bakal segera meluncurkan bursa karbon pada pekan depan.

Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik mengatakan pihaknya masih menantikan izin dari OJK. Setelah legalitas diperoleh, maka bursa bakal menerbitkan aturan turunan.

"Kami sudah menyampaikan pengajuan izin. Kapan izin itu dikeluarkan, kami menunggu," kata Jeffrey saat ditemui di Gedung BEI, Senin (18/9/2023).

Baca Juga: 13 Perusahaan Siap Terbitkan Surat Utang, Terbanyak Sektor Keuangan

Terkait peluang penambahan direktorat atau divisi baru dalam bursa, Jeffrey menilai pihaknya belum ada kebutuhan untuk hal tersebut. Baginya, otoritas yang membawahi masih sama mengingat unit karbon yang diperdagangkan.

Apabila ada perubahan struktur organisasi bursa efek untuk memasukkan struktur penyelenggaraan karbon, terang Jeffrey, maka ini akan memerlukan izin baru dari OJK.

"Sudah jelas bahwa dalam POJK 14 tahun 2023 unit karbon adalah efek. Artinya sama dengan efek yang sekarang sudah diselenggarakan bursa. Jadi tidak dalam satu direktorat yang baru," paparnya.

Sebeleumnya, Jeffrey menuturkan bahwa bursa telah menyiapkan 4 skema perdagangan bursa karbon Keempatnya adalah pasar reguler, auction (lelang), negosiasi, dan marketplace. Sebelumnya, keempat mekanisme transaksi itu telah diungkapkan oleh Direktur Utama BEI Iman Rachman dalam sebuah acara.

Pasar reguler merupakan tempat bertemunya penawaran (bid) dan permintaan (ask). Mirip dengan bursa saham, bid dan ask unit karbon membawa pembeli dan penjual dalam antrean pemesanan, yang menantikan terbentuknya harga (matching).

Baca Juga: Bursa Karbon Meluncur Pekan Depan, BEI dan PLN Sudah Ancang-ancang

Adapun pasar auction (lelang) merupakan penjualan 1 arah dari pemilik proyek karbon. Ini seperti initial public offering (IPO), di mana pemilik proyek emisi karbon dapat menawarkan volume unit dan harganya.

Pasar negosiasi memberikan ruang bagi pembeli dan penjual untuk membuat perjanjian pembelian di luar bursa. Penyelesaian transaksi (settlement) tetap dengan pihak yang telah terkonfirmasi melalui Bursa Karbon.

Terakhir adalah pasar marketplace di mana melalui mekanisme ini, pemilik dapat menunjukkan proyek karbonnya kepada pembeli. Seperti layaknya marketplace pada umumnya, pembeli dapat mencari, melihat, hingga membeli, dengan harga dan volume yang ditetapkan.

"Pasar marketplace semacam marketplace pada umumnya, proyek dapat diperlihatkan, dan pembeli dapat menyampaikan bidnya," terang Jeffrey.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Forum Bisnis New York,...
Forum Bisnis New York, RI Dorong Investasi Karbon Hutan Berintegritas Tinggi
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Rekomendasi
Kasus Silmy Karim Cs,...
Kasus Silmy Karim Cs, KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Hotman Bantu Atlet Asing...
Hotman Bantu Atlet Asing Juara Lomba Marathon Belum Dapat Hadiah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved