Greenback Makin Perkasa di Tengah Gaung Dedolarisasi

Selasa, 26 September 2023 - 15:47 WIB
loading...
A A A
Dari dalam negeri sendiri, rupiah semakin keok terhadap dolar. Sempat perkasa pada Mei di kisaran Rp14.600, pelan tapi pasti, rupiah terpuruk terhadap dolar. Per hari ini, rupiah sudah hampir menyentuh Rp15.500.

Padahal, belum lama ini pemerintah terus menggencarkan sejumlah strategi untuk menopang mata uang garuda. Seperti membuat kebijakan terkait devisa hasil ekspor.

"Serapan DHE dari total nilai ekspor masih rendah. Perlu didorong lagi eksportir simpan DHE. Bank harus perbaiki layanan untuk menarik minat simpanan valas domestik. Kemudian ada ganjalan dari biaya pelayaran ekspor impor yang masih gunakan dolar, jadi kapal-kapal berbendara asing masih sulit terima mata uang selain dolar. Akibatnya pengusaha tetap perlu stok dolar," jelas Bhima.

Bahkan Bank Indonesia pun tak mau kalah dalam urusan menjaga rupiah. Bank Indonesia teah mengeluarkan sekuritas rupiah bank Indonesia (SRBI) untuk menyerap valas atau dolar sehingga bisa menopang rupiah.

Baca juga: Mahfud MD Sebut Aturan Batas Usia Capres-Cawapres Open Legal Policy

SRBI yang beberapa hari lalu diluncurkan sukses menyerap valas senilai Rp12 triliun. Saking diminatinya, surat utang ala BI itu mengalami kelebihan penawaran hingga Rp45 triliun. Tapi, sayangnya rupiah tetap melemah.


(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
Secret Service hingga...
Secret Service hingga FBI Dilibatkan Uji Keaslian Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Rekomendasi
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved