Saat Ekonomi China Tidak Sehat, Apa yang Terjadi pada Dunia?
Senin, 02 Oktober 2023 - 14:11 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain Beijing terus membalas dengan pembatasannya sendiri, sering mengecam "mentalitas Perang Dingin" negara-negara barat. Selain itu China tampaknya terus mempertahankan hubungan baik dengan para pemimpin otoriter rezim yang terkena sanksi, seperti Vladimir Putin dari Rusia dan Bashar Al-Assad dari Suriah.
Pada saat yang sama, pejabat AS dan Uni Eropa terus melakukan perjalanan ke China setiap bulan untuk menjaga pembicaraan tentang perdagangan bilateral. Disebutkan hanya sedikit orang yang benar-benar tahu apa yang ada di antara retorika China dan kebijakan China.
Harapkan Tak Terduga
Jika ada satu pelajaran untuk dipelajari dari sejarah, itu adalah harapan tak terduga. Seperti yang ditunjukkan Elms, beberapa orang sebelum 2008 mengantisipasi bahwa hipotek subprime di Las Vegas akan mengirimkan gelombang kejutan melalui ekonomi global.
Gema tahun 2008 telah membuat beberapa analis yang mencuatkan kekhawatiran soal merembetnya krisis keuangan. Semua itu termasuk skenario mimpi buruk krisis properti China yang menyebabkan efek besar terhadap ekonomi China, hingga memicu krisis keuangan di seluruh dunia.
Ada ketakutan dampak krisis properti China bisa seperti runtuhnya raksasa investasi Wall Street Lehman Brothers dan resesi global. Tapi, menurut Magnus, mereka tidak sepenuhnya akurat.
"Ini tidak akan menjadi kejutan sepertu Lehman," katanya.
"China tidak mungkin membiarkan bank-bank besar mereka bangkrut – dan mereka memiliki neraca yang lebih kuat daripada ribuan bank regional dan komunitas yang bangkrut di AS," sambungnya.
Elms setuju bahwa: "Pasar properti China tidak terkait dengan infrastruktur keuangan mereka dengan cara yang sama seperti hipotek subprime Amerika. Selain itu, sistem keuangan China tidak cukup dominan untuk memberikan dampak global langsung seperti yang kita lihat dari Amerika Serikat pada tahun 2008."
"Kami saling terhubung secara global," katanya.
"Ketika Anda memiliki salah satu mesin pertumbuhan besar yang tidak berfungsi, itu mempengaruhi kita semua, dan itu sering mempengaruhi kita semua dengan cara yang tidak diantisipasi," bebernya
"Namun tidak berarti saya pikir kita sedang menuju pengulangan seperti tahun 2008, tetapi intinya adalah bahwa apa yang kadang-kadang tampak lokal, kekhawatiran domestik dapat berdampak pada kita semua. Bahkan dengan cara yang tidak akan kita bayangkan."
Pada saat yang sama, pejabat AS dan Uni Eropa terus melakukan perjalanan ke China setiap bulan untuk menjaga pembicaraan tentang perdagangan bilateral. Disebutkan hanya sedikit orang yang benar-benar tahu apa yang ada di antara retorika China dan kebijakan China.
Harapkan Tak Terduga
Jika ada satu pelajaran untuk dipelajari dari sejarah, itu adalah harapan tak terduga. Seperti yang ditunjukkan Elms, beberapa orang sebelum 2008 mengantisipasi bahwa hipotek subprime di Las Vegas akan mengirimkan gelombang kejutan melalui ekonomi global.
Gema tahun 2008 telah membuat beberapa analis yang mencuatkan kekhawatiran soal merembetnya krisis keuangan. Semua itu termasuk skenario mimpi buruk krisis properti China yang menyebabkan efek besar terhadap ekonomi China, hingga memicu krisis keuangan di seluruh dunia.
Ada ketakutan dampak krisis properti China bisa seperti runtuhnya raksasa investasi Wall Street Lehman Brothers dan resesi global. Tapi, menurut Magnus, mereka tidak sepenuhnya akurat.
"Ini tidak akan menjadi kejutan sepertu Lehman," katanya.
"China tidak mungkin membiarkan bank-bank besar mereka bangkrut – dan mereka memiliki neraca yang lebih kuat daripada ribuan bank regional dan komunitas yang bangkrut di AS," sambungnya.
Elms setuju bahwa: "Pasar properti China tidak terkait dengan infrastruktur keuangan mereka dengan cara yang sama seperti hipotek subprime Amerika. Selain itu, sistem keuangan China tidak cukup dominan untuk memberikan dampak global langsung seperti yang kita lihat dari Amerika Serikat pada tahun 2008."
"Kami saling terhubung secara global," katanya.
"Ketika Anda memiliki salah satu mesin pertumbuhan besar yang tidak berfungsi, itu mempengaruhi kita semua, dan itu sering mempengaruhi kita semua dengan cara yang tidak diantisipasi," bebernya
"Namun tidak berarti saya pikir kita sedang menuju pengulangan seperti tahun 2008, tetapi intinya adalah bahwa apa yang kadang-kadang tampak lokal, kekhawatiran domestik dapat berdampak pada kita semua. Bahkan dengan cara yang tidak akan kita bayangkan."
(akr)
Lihat Juga :