Saat Ekonomi China Tidak Sehat, Apa yang Terjadi pada Dunia?

Senin, 02 Oktober 2023 - 14:11 WIB
loading...
A A A
"Tapi siapa yang diuntungkan oleh pertumbuhan itu? China menjalankan surplus perdagangan yang sangat besar. Mereka mengekspor jauh lebih banyak daripada mengimpor, jadi seberapa banyak China tumbuh atau tidak adalah tentang China daripada tentang seluruh dunia," ungkapnya.

Namun demikian, pengeluaran China yang lebih sedikit untuk barang dan jasa -atau pembangunan rumah- berarti lebih sedikit permintaan untuk bahan baku dan komoditas. Pada bulan Agustus, negara itu mengimpor hampir 9% lebih sedikit dibandingkan dengan waktu yang sama tahun lalu - ketika masih di bawah pembatasan nol-Covid.

"Eksportir besar seperti Australia, Brasil, dan beberapa negara di Afrika akan paling terpukul oleh kondisi ini," kata Direktur Pusat Pengembangan Indo-Pasifik di Lowy Institute, Roland Rajah di Sydney.

Pelemahan permintaan di China juga berarti bahwa harga di sana akan tetap rendah. Dari perspektif konsumen Barat, hal itu disambut baik untuk mengekang kenaikan harga yang tidak melibatkan kenaikan suku bunga lebih lanjut.

"Ini adalah kabar baik bagi orang-orang dan bisnis yang berjuang untuk menghadapi inflasi yang tinggi," kata Rajah.

Jadi dalam jangka pendek, konsumen dapat mengambil manfaat dari perlambatan China. Tetapi ada pertanyaan jangka panjang untuk beberapa orang di negara berkembang.

Selama 10 tahun terakhir, China telah menginvestasikan lebih dari satu triliun dolar dalam proyek-proyek infrastruktur besar yang dikenal sebagai Belt and Road Initiative.

Lebih dari 150 negara telah menerima uang dan teknologi China untuk membangun jalan, bandara, pelabuhan laut dan jembatan. Menurut Rajah, komitmen China terhadap proyek-proyek ini mungkin mulai menderita jika masalah ekonomi berlanjut di dalam negeri.

"Sekarang perusahaan dan bank China tidak akan melakukan sumbangan keuangan yang sama untuk berkeliling ke luar negeri," katanya.

China di Mata Dunia

Sementara berkurangnya investasi China di luar negeri menjadi sebuah kemungkinan, tidak jelas bagaimana situasi ekonomi domestik China bakal mempengaruhi kebijakan luar negerinya.

Beberapa di antara ekonomi berpendapat, China yang lebih rentan kemungkinan bakal berusaha memperbaiki hubungan yang rusak dengan AS. Pembatasan perdagangan Amerika berkontribusi pada penurunan ekspor China sebesar 25% ke Negeri Paman AS pada paruh pertama tahun ini.

Sedangkan Menteri Perdagangan AS, Gina Raimondo belum lama ini menyebut negara itu "tidak ramah investasi" untuk beberapa perusahaan Amerika. Tetapi tidak ada bukti yang menunjukkan pendekatan China melunak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Keluarga Pejabat di...
Keluarga Pejabat di China Dilarang Total Berbisnis, Mundur atau Tutup Usaha! Berani Tiru?
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Rekomendasi
Sensasi Merayakan Cinta...
Sensasi Merayakan Cinta di Kapel Tebing Bali 70 Meter di Atas Samudera Hindia
Momen Celine Evangelista...
Momen Celine Evangelista Bimbing Anaknya Belajar Wudhu dan Salat Tuai Pujian Warganet
Enzy Storia Panik Saat...
Enzy Storia Panik Saat Mati Listrik di Positano, Sempat Mengira Diganggu Hantu Italia
Berita Terkini
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Infografis
Gejala HMPV pada Anak,...
Gejala HMPV pada Anak, Penyakit yang Mewabah di China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved