Likuiditas Melimpah Diharapkan Tekan Bank Gagal

Rabu, 05 Agustus 2020 - 14:11 WIB
loading...
Likuiditas Melimpah...
Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) menyatakan, likuiditas pada sistem perbankan terjaga akibat kebijakan quantitative easing oleh bank sentral dan interbank rates menurun. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) menyatakan, likuiditas pada sistem perbankan terjaga akibat kebijakan quantitative easing oleh bank sentral dan interbank rates menurun. Tercatat loan to funding ratio (LFR) menurun dari 91,6% menjadi 89,6% per April 2020, sedangkan Loan to deposito ratio (LDR) juga turun menjadi 91,5% dari 93,5% pada akhir Desember 2019.

(Baca Juga: Suntik Dana LPS Selamatkan Bank Gagal, Ini Syaratnya )

Ketua Umum Perbanas Kartiko Wirjoatmodjo mengatakan, adanya pelonggaran likuiditas tersebut diharapkan dapat menekan risiko bank gagal. Diakuinya olehnya kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini sangat berpengaruh pada kinerja perbankan dengan pinjaman dan simpanan yang tumbuh melambat.

"Namun di sisi lain meski kredit demand turun, tapi saving mengalami kenaikan sehingga LDR ataupun LFR yang tadinya mengalami tekanan jadi agak sedikit longgar. Harapannya kalau likuiditas melimpah, maka risiko bank gagal menurun," ujar Kartika saat konferensi pers virtual di Jakarta, Rabu (5/8/2020).

Dia melanjutkan, sektor jasa keuangan termasuk perbankan merupakan sektor yang tergolong moderat. Kemungkinan pemulihannya memerlukan waktu 1 hingga 2 tahun. Selain itu sektor riil juga yang paling berdampak oleh pandemi covid-19. "Dan sektor ini memang berpotensi menyebabkan PHK," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Japan-ASEAN Startup...
Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026, Danamon Dukung Pertumbuhan Startup RI
Citi Indonesia Perkuat...
Citi Indonesia Perkuat Jaringan Global Dorong Pertumbuhan Bisnis
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Tiga Bank Asing Besar...
Tiga Bank Asing Besar Tarik Uang Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ada Apa?
Dana Pemerintah Rp281...
Dana Pemerintah Rp281 Triliun Dijamin Parkir di Bank BUMN hingga Desember 2026
Lowongan Kerja Bank...
Lowongan Kerja Bank BRI Juli 2026, Dibutuhkan Lulusan S1-S2 Berbagai Jurusan
Fundamental Solid, Perbanas...
Fundamental Solid, Perbanas Tegaskan Kesiapan Perbankan Dukung Ekonomi RI
Mahasiswa MNC University...
Mahasiswa MNC University Pelajari Praktik Layanan Pelanggan Industri Perbankan melalui Company Visit ke Halo BCA
Rekomendasi
Prabowo: Anggaran Pertahanan...
Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri jika Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan
Top Skor Piala Dunia...
Top Skor Piala Dunia 2026: Mampukah Messi Goyang Dominasi Eropa?
Pimpin Panen Raya di...
Pimpin Panen Raya di Malang, Prabowo: Bukti TNI Hadir Perkuat Kemandirian Pangan
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
Infografis
Manchester City Gagal...
Manchester City Gagal Juara Piala FA, Pep di Ujung Tanduk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved