CEO Carlsberg: Rusia Sudah Mencuri Bisnis Kami
Kamis, 02 November 2023 - 17:44 WIB
loading...
Carlsberg, perusahaan bir asal Denmark telah memutuskan semua hubungan bisnisnya di Rusia dan menolak menandatangani kesepakatan dengan pemerintah Rusia yang akan membuat penyitaan asetnya terlihat sah. Foto/Dok
A
A
A
KOPENHAGEN - Carlsberg, perusahaan bir asal Denmark telah memutuskan semua hubungan bisnisnya di Rusia dan menolak menandatangani kesepakatan dengan pemerintah Rusia yang akan membuat penyitaan asetnya terlihat sah. Hal ini disampaikan oleh CEO baru Carlsberg.
Baca Juga: Terungkap, Perusahaan Barat yang Kabur dari Rusia Hanya 8,5 Persen
Grup raksasa Denmark tersebut sejak tahun lalu telah mencoba menjual anak perusahaan Baltika di Rusia, mengikuti jejak banyak perusahaan Barat lainnya yang keluar dari Rusia sejak Perang Ukraina pecah.
Namun, setelah perusahaan mengumumkan pada bulan Juni, bahwa mereka telah menemukan pembeli untuk salah satu lini bisnisnya. Presiden Rusia Vladimir Putin pada bulan berikutnya memerintahkan penyitaan sementara saham Carlsberg di pembuat bir lokal.
"Tidak ada jalan keluar dari fakta bahwa mereka telah mencuri bisnis kami di Rusia, dan kami tidak akan membantu mereka membuatnya terlihat sah," kata Jacob Aarup-Andersen, yang mengambil alih posisi CEO Carlsberg pada bulan September.
Baca Juga: Lawan Moskow, Polandia Bergerak Rebut Aset Perusahaan yang Terkoneksi Rusia
Carlsberg tercatat memiliki delapan pabrik bir dan sekitar 8.400 karyawan di Rusia, dan mengambil 9,9 miliar crown Denmark (USD1,41 miliar) write-down di Baltika tahun lalu.
Baca Juga: Terungkap, Perusahaan Barat yang Kabur dari Rusia Hanya 8,5 Persen
Grup raksasa Denmark tersebut sejak tahun lalu telah mencoba menjual anak perusahaan Baltika di Rusia, mengikuti jejak banyak perusahaan Barat lainnya yang keluar dari Rusia sejak Perang Ukraina pecah.
Namun, setelah perusahaan mengumumkan pada bulan Juni, bahwa mereka telah menemukan pembeli untuk salah satu lini bisnisnya. Presiden Rusia Vladimir Putin pada bulan berikutnya memerintahkan penyitaan sementara saham Carlsberg di pembuat bir lokal.
"Tidak ada jalan keluar dari fakta bahwa mereka telah mencuri bisnis kami di Rusia, dan kami tidak akan membantu mereka membuatnya terlihat sah," kata Jacob Aarup-Andersen, yang mengambil alih posisi CEO Carlsberg pada bulan September.
Baca Juga: Lawan Moskow, Polandia Bergerak Rebut Aset Perusahaan yang Terkoneksi Rusia
Carlsberg tercatat memiliki delapan pabrik bir dan sekitar 8.400 karyawan di Rusia, dan mengambil 9,9 miliar crown Denmark (USD1,41 miliar) write-down di Baltika tahun lalu.
Lihat Juga :