Harga Sayuran Hingga Bumbu Dapur Meroket, Pedagang Merana

Sabtu, 04 November 2023 - 15:06 WIB
loading...
Harga Sayuran Hingga...
Sejumlah pedagang di Pasar Pondok Gede, Bekasi, mengeluhkan kenaikan harga sayuran hingga bumbu masak. Foto/Dok.
A A A
BEKASI - Pedagang di Pasar Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, mengeluhkan kenaikan harga sayuran hingga bumbu dapur yang terjadi belakangan ini. Tak tanggung-tanggung, akibat kenaikan tersebut keuntungan para pedagang pasar terpangkas hingga 50%.

Salah satu pedagang sayuran di Pasar Pondok Gede, Amit (26), menyebut harga sayur-mayur yang diperdagangkannya melonjak sejak September lalu dan terus berlanjut hingga bulan November ini. Amit menilai kenaikan harga yang terjadi saat ini sangat drastis jika dibandingkan dengan bulan September lalu. Misalnya harga cabai yang pada September lalu dibanderol Rp60 ribu/kg, kini sudah dijual hampir Rp100 ribu/kg.

Baca Juga: Tak cuma Pembeli, Pedagang Pasar juga Menjerit Tertimpa Kenaikan Harga Bahan Pangan

"Perbedaan pendapatannya bisa 50% kalau dibandingkan bulan September dengan saat ini," ujar Amit saat ditemui MNC Portal di Pasar Pondok Gede, Sabtu (4/11/2023).

Hal yang sama terjadi untuk bawang merah, di mana hari ini Amit mengaku menjualnya di harga Rp34 ribu/kg, naik tinggi dibandingkan bulan Oktober yang dijual hanya seharga Rp28 ribu/kg. Smentara sayuran seperti sawi putih, buncis pun bernasib sama. "Oktober lalu Rp12 ribu/kg, sekarang sudah Rp16 ribu/kg. Buncis harga Rp20 ribu/kg, sekarang sudah tembus Rp34 ribu/kg," tuturnya.

Akibat kenaikan harga itu Amit harus merogoh kocek lebih dalam untuk belanja modal. Tambahan biaya belanja itu diambilnya dari keuntungan yang didapatkan pada bulan sebelumnya. Hal itu yang menurutnya mengikis pendapatannya.

Hal senada diungkapkan pedagang bumbu dapur di Pondok Gede, Miya (39). Dia mengaku omzetnya terpangkas hingga 50% akibat kenaikan harga bumbu dapur saat ini. "Modal yang dikeluarkan lebih banyak, sedangkan keuntungan menipis karena berkurangnya yang belanja," tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahan Pangan Masih Impor,...
Bahan Pangan Masih Impor, Siap-siap Hadapi Lonjakan Harga Imbas Rupiah Loyo
H-2 Lebaran, Harga Bahan...
H-2 Lebaran, Harga Bahan Pangan Meroket: Cabai Rawit Merah Rp131.000 per Kg, Daging Rp168.650
Kebakaran Pasar Induk...
Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati Rugikan Rp35 Miliar, Ikappi Sebut Ada Ledakan
Ekspor Produk Inovatif,...
Ekspor Produk Inovatif, FiberCreme Raih Penghargaan Primaniyarta 2025
EWINDO Pacu Inovasi...
EWINDO Pacu Inovasi Benih Sayuran untuk Ketahanan Pangan
Optimalisasi Pasar Rakyat...
Optimalisasi Pasar Rakyat agar Pangan Murah Menyentuh Ujung Daerah
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
Ini 4 Makanan Pencegah...
Ini 4 Makanan Pencegah Kanker Usus Besar, Mudah Ditemui Sehari-hari
Pasar Cipulir Banjir,...
Pasar Cipulir Banjir, Pedagang Sedih Omzet Turun Drastis
Rekomendasi
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved