Bos Baru Inalum Targetkan Produksi Aluminium 1,5 Juta Ton

Jum'at, 13 Oktober 2017 - 15:01 WIB
Bos Baru Inalum Targetkan...
Bos Baru Inalum Targetkan Produksi Aluminium 1,5 Juta Ton
A A A
JAKARTA - Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum Budi Gunadi Sadikin menargetkan produksi aluminium bisa melompat hingga 1,5 juta ton di 2025. Padahal, saat ini perseroan baru mampu memproduksi aluminium sekitar 250 ribu ton.

(Baca: Inalum Setujui Hitungan Jonan Soal Harga Saham Freeport )

Dia mengungkapkan, sejak lama aluminium yang diproduksi Inalum tidak meningkat di angka 200 ribu ton hingga 250 ribu ton. Padahal, dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) ditargetkan pada 2025 produksinya bisa naik hingga 1 juta ton.

"Waktu zaman Jepang produksinya 200 ribu ton enggak nambah-nambah. Padahal sasaran jangka panjangnya sampai 2025 itu sampai 1 juta ton," kata dia di Kantor Inalum, Jakarta, Jumat (13/10/2017).

Karena itu, dia juga menargetkan produksi aluminium bisa mencapai 1,5 juta ton pada 2025. Meskipun agak tinggi dari RJPP Inalum, namun dia yakin hal tersebut dapat terealisasi. (Baca: Budi Gunadi Ingin Wujudkan Tugas dari Rini Soemarno ).

Adapun target peningkatan produksi tersebut dapat diperoleh dari pabrik peleburan aluminium Inalum yang ada di Kuala Tanjung, dan 1 juta ton dari pabrik yang akan dibangun di Kalimantan Utara.

"Karena di sana (Kaltara) ada potensi tenaga air. Industri aluminium itu globally competitive. Daerah-daerah itu energy cost-nya murah, kalau energinya mahal pasti enggak hidup dia. Jadi, memang kita rencana bangun di Kaltara 1 juta ton karena memang dia punya potensi pembangkit listrik tenaga air. Rencana jangka panjang kita 2025. Insya Allah," tuturnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bukti Konsistensi Inalum...
Bukti Konsistensi Inalum Bangun Industri Alumunium Adaptif dan Ramah Lingkungan
Integrasikan CSR dalam...
Integrasikan CSR dalam Strategi Bisnis, Inalum Raih Dua Penghargaan Bergengsi
Inalum Terbitkan Global...
Inalum Terbitkan Global Bond USD2,5 Miliar
Pasar Aluminium Menantang...
Pasar Aluminium Menantang 2 Tahun Terakhir, Inalum Cetak Kinerja Apik di Awal 2022
Setelah Idul Fitri,...
Setelah Idul Fitri, Grup Mind Id Bekerja dengan 'New Normal'
Inalum Dapat Utangan,...
Inalum Dapat Utangan, Dua Mega-Proyek di Sumsel Akan Digarap
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
8 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
9 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
9 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
10 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
10 jam yang lalu
Infografis
Deretan Pasal Kontroversial...
Deretan Pasal Kontroversial dalam KUHP Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved