2 Negara BRICS yang Mendukung Palestina, Ini Alasannya

Rabu, 15 November 2023 - 14:02 WIB
loading...
2 Negara BRICS yang...
Ada dua negara anggota BRICS yang secara vokal memberi dukungan kepada Palestina. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ada dua negara anggota BRICS yang secara vokal memberi dukungan kepada Palestina . Kedua negara tersebut mengecam tindakan Israel yang dinilai telah melakukan kekerasan terhadap warga sipil.

BRICS merupakan akronim dari lima negara, yaitu Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan. Awalnya, hanya negara-negara BRICS yang berada di sekitar Asia dan Eropa saja yang memberikan suara terhadap konflik Hamas dan Israel yang baru saja terjadi.

Misalnya, India yang melarang aksi protes solidaritas apa pun yang berkaitan dengan konflik itu. India bahkan meminta para pengkhotbah Muslim untuk tidak menyebutkan konflik tersebut dalam khotbah mereka.

Banyak analis berspekulasi bahwa tindakan tersebut disebabkan oleh pergeseran kebijakan luar negeri India di bawah pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi yang populis, sehingga menjauhkan mereka dari Palestina.

Baca Juga BRICS Pro-Israel atau Palestina? Ini Penjelasannya

Terlepas dari apa yang dilakukan oleh India, rupanya ada dua negara BRICS lain yang punya pandangan berbeda dan mendukung Palestina.

Negara BRICS yang Mendukung Palestina


1. Rusia


Sampai saat ini Rusia memang belum banyak bertindak dan berbicara tentang perang yang kembali terjadi antara Hamas dengan Israel. Mengutip dari laman Reuters, Rusia telah menyatakan simpatinya terhadap Palestina sambil menyalahkan AS.

"Saya pikir banyak orang akan setuju dengan saya bahwa ini adalah contoh nyata kegagalan kebijakan Amerika Serikat di Timur Tengah," kata Presiden Rusia Vladimir Putin dikutip Rabu (15/11/2023).

Baca Juga Perang dengan Hamas, Israel Terbelit Utang Seratusan Triliun

Moskow sendiri memang telah dikenal lama menjalin hubungan dengan musuh-musuh Israel, termasuk Hamas. Bahkan, Kremlin tidak pernah menyatakan sayap Hamas mana pun sebagai kelompok teroris.

Dilansir dari Foreign Policy, karena ingin menciptakan peluang dalam proses perdamaian Timur Tengah, para diplomat Rusia telah mencoba menyatukan berbagai faksi Palestina, termasuk Hamas, menjadi satu kekuatan politik untuk memulai kembali proses perdamaian dan mempromosikan solusi dua negara.

2. China


Mengutip dari The Guardian, Beijing telah menjadi pendukung Palestina sejak era Mao Zedong dan telah lama menyerukan solusi dua negara. Namun kini negara tersebut juga semakin dekat dengan Israel, sehingga membuat China sebagai negara yang netral dalam perang ini.

Meski begitu, China tetap melontarkan kritik-kritik kerasnya pada Israel. Seperti ketika Menteri Luar Negeri Wang Yi mengatakan China mengutuk kekerasan dan serangan terhadap warga sipil yang dilakukan Israel dalam konflik tersebut.

Dalam percakapan telepon terpisah dengan Menteri Luar Negeri Palestina, Riyad al-Maliki, Wang mengatakan bahwa dia “sangat bersimpati” dengan rakyat Gaza, dan menambahkan bahwa mereka membutuhkan keamanan dan upaya untuk mendorong perdamaian, bukan senjata atau perhitungan geopolitik.

China juga menyerukan diadakannya konferensi perdamaian internasional yang lebih otoritatif, luas dan efektif segera.
(okt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Rekomendasi
Saat Banyak Kreator...
Saat Banyak Kreator Bersaing Ketat, Refa Ardhi Justru Torehkan Pencapaian Besar
Tersangka Kasus Bea...
Tersangka Kasus Bea Cukai Gunakan 'Dana Operasional' untuk Beli iPhone Istri
Kapolri: Banyak Pejabat...
Kapolri: Banyak Pejabat Kirim WA Minta Titipan Lolos Akpol
Berita Terkini
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Astra Masuk Daftar Tempat...
Astra Masuk Daftar Tempat Kerja Terbaik di Asia, Borong 3 Penghargaan Sekaligus
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Tsingshan Dorong Kolaborasi...
Tsingshan Dorong Kolaborasi Hilirisasi Nikel Ramah Lingkungan di Indonesia
Rupiah Melemah, Perajin...
Rupiah Melemah, Perajin Tahu Tempe Gelisah Imbas Lonjakan Harga Kedelai Impor
Dibangun PTPP, RSUD...
Dibangun PTPP, RSUD Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved