Buka Jalan Para UMKM Mengakses Sumber Pembiayaan, KoinWorks Raih Tematik ESG
Rabu, 29 November 2023 - 10:21 WIB
loading...
Neobank pertama untuk UMKM di Indonesia, berhasil meraih penghargaan kategori ESG Thematic pada acara tahunan SFF Global Fintech Awards yang diselenggarakan oleh Singapore FinTech Festival 2023. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - KoinWorks, neobank pertama untuk UMKM di Indonesia, berhasil meraih penghargaan kategori ESG Thematic pada acara tahunan SFF Global Fintech Awards yang diselenggarakan oleh Singapore FinTech Festival 2023. KoinWorks bersaing dengan lima perusahaan teknologi lain dalam kategori ini, dan mendapat pengakuan atas solusinya dalam pembiayaan UMKM pada tingkat ekosistem di Indonesia.
Baca Juga: Jadi Pilar Ekonomi, Menko Airlangga Luncurkan Buku Pembiayaan UMKM
Penghargaan ini sejalan dengan komitmen KoinWorks untuk memperluas akses keuangan bagi UMKM dan bisnis dalam rantai produksi hingga konsumen akhir. Chief of Impact and ESG KoinWorks, Angelique Timmer menyatakan, "Komitmen kami adalah mengatasi kesenjangan keuangan yang ada dalam ekosistem dengan menyediakan layanan keuangan bagi UMKM dalam rantai nilai mereka, hingga menghasilkan peningkatan produktivitas dan lapangan kerja, untuk berkontribusi pada pengembangan UMKM di Indonesia secara jangka panjang."
Menurut studi terbaru World Bank, akses keuangan adalah hambatan kedua yang paling sering disebut oleh usaha kecil untuk mengembangkan bisnis mereka di negara-negara berkembang. UMKM di kawasan ini memiliki kebutuhan pembiayaan yang tidak terpenuhi sebesar USD5,2 triliun setiap tahun, yang setara dengan 1,4 kali lipat dari tingkat pembiayaan UMKM global saat ini.
Baca Juga: KoinWorks Jalin Kolaborasi Dukung Permodalan UMKM
Baca Juga: Jadi Pilar Ekonomi, Menko Airlangga Luncurkan Buku Pembiayaan UMKM
Penghargaan ini sejalan dengan komitmen KoinWorks untuk memperluas akses keuangan bagi UMKM dan bisnis dalam rantai produksi hingga konsumen akhir. Chief of Impact and ESG KoinWorks, Angelique Timmer menyatakan, "Komitmen kami adalah mengatasi kesenjangan keuangan yang ada dalam ekosistem dengan menyediakan layanan keuangan bagi UMKM dalam rantai nilai mereka, hingga menghasilkan peningkatan produktivitas dan lapangan kerja, untuk berkontribusi pada pengembangan UMKM di Indonesia secara jangka panjang."
Menurut studi terbaru World Bank, akses keuangan adalah hambatan kedua yang paling sering disebut oleh usaha kecil untuk mengembangkan bisnis mereka di negara-negara berkembang. UMKM di kawasan ini memiliki kebutuhan pembiayaan yang tidak terpenuhi sebesar USD5,2 triliun setiap tahun, yang setara dengan 1,4 kali lipat dari tingkat pembiayaan UMKM global saat ini.
Baca Juga: KoinWorks Jalin Kolaborasi Dukung Permodalan UMKM
Lihat Juga :