Sektor Bisnisnya Terpuruk, Israel Terancam Bangkrut

Kamis, 07 Desember 2023 - 13:28 WIB
loading...
Sektor Bisnisnya Terpuruk,...
Perekonomian Israel terguncang saat sektor bisnis di negara tersebut terpuruk akibat dampak perang di Gaza. Foto/Ilustrasi/Reuters
A A A
JAKARTA - Para pelanggan Hotel Atlas Israel baru-baru ini menerima email yang tidak biasa - permohonan putus asa untuk memberikan sumbangan guna menyelamatkan perusahaan. Atlas telah membuka 16 hotel butiknya untuk menampung 1.000 pengungsi setelah serangan Hamas pada 7 Oktober lalu, namun ternyata pemerintah belum mengganti biayanya.

"Kami meminta bantuan kepada pemasok, kontak di luar negeri, karyawan kami, dan Atlas A-list – pelanggan terbaik kami," kata manajer operasi Lior Lipman seperti dilansir Finansial Times, Rabu (6/12/2023). Pesannya sangat jelas, tambahnya: "Jika kita tidak dapat mendanai diri kita sendiri, bisnis ini akan bangkrut."

Lipman mengatakan, Atlas Hotel masih menunggu bantuan pemerintah. "Saya mengharapkan negara untuk mendukung saya ketika saya mencoba membantu orang lain," tambahnya. "(Tetapi) saya tidak yakin kita akan memiliki jaring pengaman."

Baca Juga: Erdogan: Pemerintah Israel Segera Hancur dan Bangkrut

Perang dengan Hamas telah memberikan guncangan pada perekonomian Israel yang bernilai USD488 miliar, mengganggu ribuan bisnis, membebani keuangan publik dan menjerumuskan seluruh sektor ke dalam krisis.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menjanjikan transfer uang tunai dalam jumlah besar ke perusahaan-perusahaan dan wilayah-wilayah yang terancam punah dalam skala besar. "Panduan saya jelas, kami membuka keran, menyalurkan uang kepada semua orang yang membutuhkan," katanya. "Selama dekade terakhir kita telah membangun perekonomian yang sangat kuat dan berapa pun dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh perang ini, kita akan membayarnya tanpa ragu-ragu."

Netanyahu berbicara ketika Menteri Keuangan Bezalel Smotrich mengumumkan bantuan kepada tentara cadangan dan langkah-langkah untuk memberi kompensasi kepada dunia usaha atas kerugian akibat perang. Para pimpinan dunia usaha Israel menyambut baik paket bantuan tersebut, namun banyak pula yang mengatakan bahwa bantuan tersebut belum cukup.

Kritikus mengatakan kriteria kelayakan terlalu ketat, sementara yang lain mengatakan langkah-langkah tersebut tidak membantu perusahaan-perusahaan besar. "Pemerintah mengabaikan rakyatnya," kata Ron Tomer, ketua Asosiasi Produsen Israel. Menurut dia, banyak di antara mereka yang tidak mendapat kompensasi penuh atas hilangnya pendapatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Solusi Logistik Modern:...
Solusi Logistik Modern: Kunci Sukses Bisnis Tekan Biaya dan Efisiensi Operasional
Israel Lepas Ketergantungan...
Israel Lepas Ketergantungan Dolar AS, Menerima Rp5.193 Triliun Sejak PD II
Implementasi ESG, Dunia...
Implementasi ESG, Dunia Usaha Perlu Mitigasi Perubahan Iklim Secara Terukur
Membaca Peluang di Tengah...
Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian Ekonomi, Perempuan Pengusaha Tekankan Kolaborasi
Awas! Indonesia Memasuki...
Awas! Indonesia Memasuki Era Masyarakat Menua, Penduduk Lansia Capai 11,93%
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Rekomendasi
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved