Penerima BPNT Akan Ditambah, Darmin Ingin 1,2 Juta Keluarga Beres

Selasa, 16 Januari 2018 - 16:09 WIB
Penerima BPNT Akan Ditambah,...
Penerima BPNT Akan Ditambah, Darmin Ingin 1,2 Juta Keluarga Beres
A A A
JAKARTA - Pemerintah berencana menambah jumlah keluarga penerima bantuan pangan non tunai (BPNT) pada tahun ini. Padahal, 1,2 juta keluarga yang menjadi penerima BPNT pada tahun lalu pun belum beres seluruhnya.

(Baca Juga: Puan Undang Dua Menteri hingga Bankir Bahas Bansos Pangan )

Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mewanti-wanti agar pemerintah membereskan terlebih dahulu penerima BPNT tahun lalu. Setelah 1,2 juta keluarga tersebut dipastikan telah menerima bantuan tersebut, baru pemerintah menambah lagi jumlahnya.

"Tahun 2017 yang lalu pemerintah itu kan sudah melaksanakan bantuan pangan nontunai sebesar 1,2 juta orang di perkotaan. Nah, Presiden itu memang meminta supaya itu beres dulu baru boleh ditambah," katanya usai menghadiri Rakor Bansos Pangan di Gedung Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (16/1/2018).

Namun demikian, kata mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) ini, pemerintah tetap akan menjalankan rencana penambahan jumlah penerima bantuan tersebut pada Februari 2018 nanti.

"Dia lebih bebas kalau dapat kartu, dia bisa belanja di warung yang paling dekat dengan dia. Tentu saja nanti kartunya harus bisa dibaca sama alatnya. Sehingga dia bisa beli bukan hanya beras, tapi juga telur atau apa," imbuh dia.

Rencananya, pemerintah akan menggelar rapat koordinasi kembali dua pekan setelah bantuan nontunai untuk periode Januari 2018 dibagikan. Untuk diketahui, BPNT dibagikan per tanggal 25 setiap bulannya.

"Kapan itu (1,2 juta penerima) bisa diketahui benar-benar sudash beres? Memang masih akan ada rapat setelah pengiriman tanggal 25 Januari, mungkin dua minggu setelah itu akan ada rapat beres atau nggak," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Boot Penuh Lumpur, Airlangga...
Boot Penuh Lumpur, Airlangga Blusukan ke Sawah Tinjau Smart Farming di Klaten
Rakor Terbatas Kementerian...
Rakor Terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Profil Luhut Binsar...
Profil Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Kepercayaan Jokowi yang Punya Kepedulian Sosial Tinggi
Bantuan Beras 10 Kg...
Bantuan Beras 10 Kg per Keluarga Meluncur Mulai Minggu Kedua Juli
Zulhas Blak-blakan soal...
Zulhas Blak-blakan soal Bahlil Ditawari Prabowo Jadi Menko Ekonomi
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
5 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
7 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved