Kejar Target Nol Emisi, Indonesia Tetap Butuh Batu Bara Pasca 2060

Jum'at, 15 Desember 2023 - 21:52 WIB
loading...
Kejar Target Nol Emisi,...
Sarasehan bertajuk Peran Strategis Batu Bara dalam Transisi Energi di Jakarta, Jumat (15/12/2023). Foto/M Faizal
A A A
JAKARTA - Kendati telah menetapkan target nol emisi (Net Zero Emission/NZE) pada 2060 dengan terus mendorong pengembangan energi baru terbarukan, batu bara diyakini masih berperan besar untuk memenuhi kebutuhan energi nasional di masa mendatang. Hal itu terungkap dalam dalam sarasehan bertajuk "Peran Strategis Batu Bara dalam Transisi Energi" di Jakarta, Jumat (15/12/2023).

Wakil Ketua Umum Indonesia Mining Association (IMA) Ezra Leonard Sibarani dalam sarasehan tersebut mengatakan, salah satyu tantangan dalam transisi energi adalah biaya yang sangat besar, mencapai Rp3.500 triliun. Dana jumbo tersebut antara lain dibutuhkan untuk menggantikan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang menggunakan batu bara.

Baca Juga: Di Davos Menteri ESDM Curhat: Butuh USD1 Triliun untuk Kejar Target NZE 2060

Di sisi lain, jelas Ezra, Indonesia memiliki sumber daya dan cadangan batu bara yang besar sekitar 99,19 miliar ton dan 35,02 miliar ton. Jika produksi batu bara diasumsikan mencapai 700 juta ton per tahun, kata dia, cadangan batu bara baru akan habis 47-50 tahun ke depan. Sementara, jika hanya digunakan untuk kebutuhan dalam negeri yang diproyeksi sebesar 200 jutaan ton per tahun, umur cadangan batu bara bahkan bisa mencapai 150 tahun.

"Jadi masih panjang dan kalau kita melihat target NZE tahun 2060 berarti pada saat itu masih ada batu bara yang banyak. Nah ini mau diapakan?" tuturnya.

Di bagian lain, lanjut dia, pembangkit berbasis energi terbarukan masih relatif mahal. Namun, isu lingkungan dan energi bersih membuat batu bara seakan terpinggirkan. Padahal, kata dia, jika mengacu pada isu lingkungan, teknologi terkini telah menyediakan PLTU yang jauh lebih ramah lingkungan.

Karena itu, kata Ezra, IMA merekomendasikan pemerintah untuk tetap mempertimbangkan penggunaan batu bara pasca tahun 2060. Alasannya, selain memiliki cadangan berlimpah, harus diakui bahwa batu bara masih menjadi sumber energi yang paling murah. "Jadi konsepnya clean coal. Pemerintah bisa pertimbangkan hal ini, jadi yang dikurangi emisinya. Jangan terlalu cepat transisi sehingga apa yang kita punya tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal. Jangan juga sampai memberatkan keuangan negara," tandasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
Harga Batu Bara Acuan...
Harga Batu Bara Acuan Periode II Juli Naik Lagi, Kini Jadi USD131,85 per Ton
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Mitigasi Risiko Blackout,...
Mitigasi Risiko Blackout, Diversifikasi Energi Jadi Strategi Ketahanan Listrik
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Polisi Ungkap Dugaan...
Polisi Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Pengadaan Batu Bara, 3 Orang Jadi Tersangka
Febrie Adriansyah Mundur...
Febrie Adriansyah Mundur di Tengah Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
Pengamat: Blackout Sumatera...
Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
Rekomendasi
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
Infografis
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved