Rupiah Digital BI: Demi Efisiensi atau Hadapi Ancaman?

Senin, 18 Desember 2023 - 07:55 WIB
loading...
Rupiah Digital BI: Demi...
Rupiah digital untuk hadapi ancaman aset kripto. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Rupiah digital BI ( Bank Indonesia ) akan diluncurkan pada tahun 2024. Tahap pertama peluncuran proyek yang dinamakan Garuda Rupiah Digital ini merupakan bentuk prototipe awal untuk menguji gagasan atau konsep dalam pengembangan perangkat lunak. Konsep itu mencakup khazanah rupiah digital.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Rupiah Digital, Alat Pembayaran untuk Metaverse dan Web 3.0?

Lalu apa sih itu rupiah digital? Kenapa pula harus diterbitkan?

Rupiah digital merupakan uang rupiah yang memiliki format digital dan dapat digunakan layaknya uang fisik, seperti uang kertas dan logam. Atau, layaknya uang elektronik (chip dan server based), dan uang dalam alat pembayaran menggunakan kartu/APMK (kartu debit dan kredit) yang kita pakai saat ini.

Rupiah Digital hanya memiliki perbedaan sedikit dengan rupiah fisik pada sisi formatnya. Sementara dari sisi nominal, bentuk, gambar, hingga ornamen lain yang ada di uang itu akan sama saja dengan uang kertas atau logam.

Lantaran bentuknya digital maka Rupiah Digital membutuhkan platform yang tersemat di perangkat atau gadget, seperti ponsel, tablet, laptop, atau personal computer (PC). Bisa dibilang, platformnya mirip-mirip dompet digital yang ada saat ini.

Bedanya, karena dibekali banyak fitur, dompet digital bisa dipakai untuk melakukan sejumlah transaksi di dalam satu aplikasi. Mulai dari membeli makanan, memesan transportasi, atau berinvestasi.

Nah, Rupiah Digital merupakan uang yang benar-benar diterbitkan secara virtual dan disimpan melalui platform digital. Rupiah Digital tidak bisa ditarik dalam bentuk fisik.

Struktur pencatatannya juga berbeda. Uang fisik, meskipun disimpan di dompet digital, menggunakan metode pencatatan dengan sistem manual yang tersentralisasi. Catatan transaksi uang hanya bisa diketahui oleh otoritas yang mengeluarkan uang (salah satunya perusahaan yang membuat dompet digital) dan pihak yang melakukan transaksi (pemilik).

Sementara itu, Rupiah Digital menggunakan struktur tersentralisasi dan terdesentralisasi. Pencatatannya real-time dan lebih transparan, sehingga rekam jejak perpindahan uang bisa tercatat oleh sistem secara otomatis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Purbaya Tarik Dana SAL,...
Purbaya Tarik Dana SAL, BTN Siap Kembalikan Rp38 Triliun
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Rekomendasi
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
Istana: Presiden Prabowo...
Istana: Presiden Prabowo Bakal Angkat Jampidsus Definitif dalam 1-2 Hari
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Berita Terkini
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved