Raksasa Gas Rusia Gazprom Raup Cuan Rp760,8 Miliar dari Laut Utara, Inggris Tak Rela

Selasa, 19 Desember 2023 - 13:12 WIB
loading...
A A A
Diterangkan Gazprom International UK, anak perusahaan raksasa energi Rusia, itu menghasilkan laba sebelum pajak sebesar 45 juta euro pada tahun 2022, dan membayar dividen 41 juta euro kepada Gazprom International Projects BV, pemilik langsung perusahaan di Belanda. Dividen lanjutan sebesar 1,7 juta euro dibayarkan pada bulan Juni tahun ini.

Pemilik utama perusahaan adalah PJSC Gazprom, yang berbasis di Moskow. Saham mayoritas Gazprom dimiliki oleh negara Rusia, dan merupakan pembayar pajak terbesar di negara itu, dimana menyumbang USD80 miliar kepada pemerintah Rusia, menurut kantor berita negara TASS. Mereka juga merekrut dan membiayai milisinya sendiri yang telah bertempur pada garis depan di Ukraina.

Menanggapi Gazprom yang masih mendulang cuan dari produksi gas di perairan Inggris, Mantan Menteri Energi, Sir Ed mengatakan "sama sekali tidak dapat diterima bahwa gas yang diambil dari wilayah Inggris memperkuat pundi-pundi perang ilegal Putin melawan Ukraina".

Seorang juru bicara pemerintah mengatakan akan "terus bekerja bersama mitra kami untuk menolak akses Rusia ke barang atau teknologi kami yang dapat digunakan dalam mesin perangnya, membatasi kemampuan Rusia untuk berperang di abad ke-21".

"Putin dan pendukungnya harus - dan akan - membayar harga untuk invasi ilegal mereka ke Ukraina," tambahnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Rekomendasi
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Inggris Saat Ini Menghadapi...
Inggris Saat Ini Menghadapi Ancaman 800 Rudal Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved