Teror Laut Merah Bikin AS Geram, Siap-siap! Harga Minyak Dunia Bisa Mendidih

Rabu, 20 Desember 2023 - 20:32 WIB
loading...
A A A
Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin mengadakan, pertemuan virtual dengan para menteri dari lebih 40 negara pada hari Selasa, dan meminta lebih banyak negara untuk berkontribusi pada upaya keamanan.

"Serangan Houthi yang sembrono ini adalah masalah internasional serius dan mereka menuntut tanggapan internasional yang tegas," katanya.

Sementara Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan, kapal perusak Angkatan Laut Kerajaan HMS Diamond akan bergabung dengan gugus tugas baru, ketika situasi keamanan "memburuk".

Laut Merah adalah salah satu rute terpenting di dunia untuk pengiriman minyak dan gas alam cair, serta untuk barang-barang konsumsi. Selain itu ada Selat Bab al-Mandab – yang juga dikenal sebagai the Gate of Tears (Gerbang Air Mata) – di selatan dekat pantai Yaman dan Terusan Suez di utara.

Houthi telah menyatakan dukungan mereka untuk Hamas dalam perang Israel , dan pemberontak yang berbasis di Yaman itu mengungkapkan, mereka menargetkan kapal-kapal yang mereka yakini sedang menuju Israel.

Namun beberapa perusahaan, seperti Investor Chemical Tankers, ketika kapalnya Swan Atlantic diserang pada hari Senin, mengatakan. bahwa kapalnya tidak memiliki hubungan dengan Israel. Perusahaan pelayaran itu telah melaporkan kapal mereka diserang drone dan rudal.

Sementara itu perusahaan Jerman, Hapag-Lloyd yang kapalnya Al Jasrah-nya juga menjadi sasaran serangan pada Jumat lalu menyambut, komitmen gugus tugas baru. Dimana Ia mengungkap, perusahaan membutuhkan jaminan 100% bahwa Laut Merah aman bagi kapal untuk kembali.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Matikan Selat Hormuz!...
Matikan Selat Hormuz! AS dan Irak Deal Bangun Jalur Pipa Minyak Senilai Rp1.074 triliun
Lebih Ngeri dari Blokade...
Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Menhaj Buka Peluang...
Menhaj Buka Peluang BPIH Haji 2027 Turun jika Harga Minyak Dunia Terus Merosot
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Rekomendasi
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
3 Negara Mundur dari...
3 Negara Mundur dari Koalisi Laut Merah yang Dipimpin oleh AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved