Harga Minyak Dunia Terpangkas Turun 10% di 2023
Sabtu, 30 Desember 2023 - 10:30 WIB
loading...
Harga minyak mentah terpangkas 10% pada 2023 antara lain akibat gejolak geopolitik dunia. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Harga minyak mentah berjangka turun lebih dari 10% pada tahun 2023 yang penuh gejolak, mulai dari gonjang-ganjing geopolitik dan kekhawatiran terhadap tingkat produksi minyak dari produsen utama di seluruh dunia.
Minyak mentah Brent pada hari Jumat (29/12), hari perdagangan terakhir tahun ini, ditutup pada USD77,04 per barel, turun USD11 sen atau 0,14%. Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate AS bercokol pada USD71,65 per barel, turun USD12 sen atau 0,17%.
Baca Juga: Investor Amati Perkembangan Laut Merah, Harga Minyak Drop Nyaris 2%
Mengutip Reuters, Sabtu (30/12/2023), kedua kontrak tersebut turun lebih dari 10% pada tahun 2023 dan menutup tahun ini pada level akhir tahun terendah sejak tahun 2020. Brent telah naik 10% dan WTI sebesar 7% tahun lalu, didukung oleh kekhawatiran pasokan setelah operasi militer Rusia ke Ukraina.
Survei Reuters terhadap 34 ekonom dan analis memperkirakan minyak mentah Brent rata-rata akan dibanderol sebesar USD82,56 pada tahun 2024, turun dari konsensus bulan November sebesar USD84,43. Alasannya, analis memperkirakan pertumbuhan global yang lemah akan membatasi permintaan. Namun, ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung dapat memberikan dukungan terhadap harga.
Minyak mentah Brent pada hari Jumat (29/12), hari perdagangan terakhir tahun ini, ditutup pada USD77,04 per barel, turun USD11 sen atau 0,14%. Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate AS bercokol pada USD71,65 per barel, turun USD12 sen atau 0,17%.
Baca Juga: Investor Amati Perkembangan Laut Merah, Harga Minyak Drop Nyaris 2%
Mengutip Reuters, Sabtu (30/12/2023), kedua kontrak tersebut turun lebih dari 10% pada tahun 2023 dan menutup tahun ini pada level akhir tahun terendah sejak tahun 2020. Brent telah naik 10% dan WTI sebesar 7% tahun lalu, didukung oleh kekhawatiran pasokan setelah operasi militer Rusia ke Ukraina.
Survei Reuters terhadap 34 ekonom dan analis memperkirakan minyak mentah Brent rata-rata akan dibanderol sebesar USD82,56 pada tahun 2024, turun dari konsensus bulan November sebesar USD84,43. Alasannya, analis memperkirakan pertumbuhan global yang lemah akan membatasi permintaan. Namun, ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung dapat memberikan dukungan terhadap harga.
Lihat Juga :