Mengenal Elvira Nabiullina, Wanita Tangguh Perisai Ekonomi Rusia
Sabtu, 30 Desember 2023 - 11:29 WIB
loading...
A
A
A
Lompatan besar dalam karier Nabiullina terjadi pada 2013 ketika dia ditunjuk sebagai Kepala Bank Sentral Rusia, salah satu lembaga terpenting di negara itu. Selama bertahun-tahun, Nabiulina telah menghadapi krisis-krisis besar.
Selama bertahun-tahun memimpin Bank Sentral Rusia, perempuan pecinta opera itu mendapat pengakuan atas kemampuan manajemennya oleh organisasi-organisasi internasional, seperti Dana Moneter Internasional (IMF), pengusaha, investor Wall Street, bankir dan para ahli strategi pemerintah. Mereka melihatnya sebagai seorang profesional yang paham benar atas kondisi di lapangan.
Salah satu pujian terhadapnya adalah selama 2013 hingga 2017, ketika dia mencabut lebih dari 300 lisensi perbankan dari entitas yang dianggap sangat lemah atau dijalankan dengan tidak layak. Nabiullina juga sukses menangani inflasi yang memungkinkannya menetapkan suku bunga pada titik terendah dalam sejarah Rusia, sebesar hampir 2% pada 2018.
Pada 2015, majalah Euromoney menobatkan ekonom berusia 60 tahun itu sebagai pejabat bank sentral terbaik di dunia. The Banker bahkan menyebutnya sebagai bankir Eropa terbaik pada 2017. Di bawah arahannya, Bank Sentral Rusia berhasil mengumpulkan salah satu cadangan devisa terbesar dalam sejarah Rusia, yang memungkinkan negara itu menghadapi berbagai gejolak.
Kiprahnya saat menjaga perekonomian Rusia ketika negara itu berseteru dengan Ukraina pun tak kalah tangguh dengan para jenderal militer yang berperang di lapangan. Ketika Barat menghujani Rusia dengan sanksi, Nabiullina dengan sigap memperkuat rubel dengan menerapkan pengendalian harga dan serangkaian tindakan lain yang tidak biasanya dilakukan.
Baca Juga: Rusia Ancam Putuskan Hubungan Diplomatik dengan AS Jika Asetnya Dirampas
Selama bertahun-tahun memimpin Bank Sentral Rusia, perempuan pecinta opera itu mendapat pengakuan atas kemampuan manajemennya oleh organisasi-organisasi internasional, seperti Dana Moneter Internasional (IMF), pengusaha, investor Wall Street, bankir dan para ahli strategi pemerintah. Mereka melihatnya sebagai seorang profesional yang paham benar atas kondisi di lapangan.
Salah satu pujian terhadapnya adalah selama 2013 hingga 2017, ketika dia mencabut lebih dari 300 lisensi perbankan dari entitas yang dianggap sangat lemah atau dijalankan dengan tidak layak. Nabiullina juga sukses menangani inflasi yang memungkinkannya menetapkan suku bunga pada titik terendah dalam sejarah Rusia, sebesar hampir 2% pada 2018.
Pada 2015, majalah Euromoney menobatkan ekonom berusia 60 tahun itu sebagai pejabat bank sentral terbaik di dunia. The Banker bahkan menyebutnya sebagai bankir Eropa terbaik pada 2017. Di bawah arahannya, Bank Sentral Rusia berhasil mengumpulkan salah satu cadangan devisa terbesar dalam sejarah Rusia, yang memungkinkan negara itu menghadapi berbagai gejolak.
Kiprahnya saat menjaga perekonomian Rusia ketika negara itu berseteru dengan Ukraina pun tak kalah tangguh dengan para jenderal militer yang berperang di lapangan. Ketika Barat menghujani Rusia dengan sanksi, Nabiullina dengan sigap memperkuat rubel dengan menerapkan pengendalian harga dan serangkaian tindakan lain yang tidak biasanya dilakukan.
Baca Juga: Rusia Ancam Putuskan Hubungan Diplomatik dengan AS Jika Asetnya Dirampas
Lihat Juga :