BI Prediksi The Fed Turunkan Suku Bunga 3 Kali Mulai Semester II 2024
Rabu, 17 Januari 2024 - 21:24 WIB
loading...
Bank Indonesia (BI) menyampaikan bahwa siklus kenaikan suku bunga kebijakan moneter negara maju, termasuk Fed Funds Rate (FFR), diperkirakan telah berakhir. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyampaikan bahwa siklus kenaikan suku bunga kebijakan moneter negara maju, termasuk Fed Funds Rate (FFR), diperkirakan telah berakhir. Meski begitu masih akan bertahan tinggi pada semester I 2024, dengan kemungkinan akan mulai menurun pada semester II 2024.
Baca Juga: The Fed Tahan Suku Bunga Jadi Kado Natal Tutup Tahun 2023
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, kemungkinan suku bunga The Fed (bank sentral AS) turun pada semester II ini sebelumnya dua kali menjadi tiga kali penurunan sampai 75 basis poin.
"Bacaan-bacaan kami tentu saja lebih mendasarkan pada assessment ekonomi Amerika kemudian juga kondisi tenaga kerja dan inflasi core PCE Amerika, dan juga hasil resmi dari FOMC," kata Perry dalam konferensi pers RDG BI di Jakarta, Rabu (17/1/2024).
Baca Juga: Ditopang Permintaan Domestik, BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI 4,7-5,5% di 2024
Baca Juga: The Fed Tahan Suku Bunga Jadi Kado Natal Tutup Tahun 2023
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, kemungkinan suku bunga The Fed (bank sentral AS) turun pada semester II ini sebelumnya dua kali menjadi tiga kali penurunan sampai 75 basis poin.
"Bacaan-bacaan kami tentu saja lebih mendasarkan pada assessment ekonomi Amerika kemudian juga kondisi tenaga kerja dan inflasi core PCE Amerika, dan juga hasil resmi dari FOMC," kata Perry dalam konferensi pers RDG BI di Jakarta, Rabu (17/1/2024).
Baca Juga: Ditopang Permintaan Domestik, BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI 4,7-5,5% di 2024
Lihat Juga :