Hati-hati! Ancaman Badai PHK Masih Membayangi Industri Tekstil di 2024

Senin, 22 Januari 2024 - 12:58 WIB
loading...
Hati-hati! Ancaman Badai...
Industri padat karya di Tanah Air pada 2024 diproyeksikan masih menghadapi tantangan kompleks. Hal ini bakal berdampak pada strategi perusahaan dalam melakukan berbagai efisiensi seperti pengurangan tenaga kerja. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan INDEF, M Rizal Taufikurrahman mengatakan, industri padat karya di Tanah Air pada tahun 2024 masih menghadapi tantangan yang kompleks. Hal tersebut bakal berdampak pada strategi perusahaan dalam melakukan berbagai efisiensi seperti pengurangan tenaga kerja.

Baca Juga: Waduh! Per Agustus 2023, 758 ribu Orang Kehilangan Pekerjaan

Lebih spesifik, Rizal menyebut industri tekstil dan produk tekstil (TPT) paling berdampak dari adanya tantangan yang datang dari dalam negeri maupun luar negeri. Baca Juga: Pabrik Ban di Cikarang PHK Besar-Besaran, Begini Kata Kemnaker

Menurutnya, dari luar negeri adanya pembatasan keran impor beberapa negara membuat produk- produk UMKM lokal tidak mudah terserap di pasar internasional. Disatu sisi, masalah di pasar domestik soal membanjirnya barang impor juga tidak kunjung teratasi.

"Memang permintaan barang, dari produk industri padat karya semakin menurun di pasar ekspor, apalagi berkaitan dengan permasalahan daya saing, di pasar domestik lemah akibat banyak barang impor, baik legal maupun tidak legal mampu menguasai pasar domestik," ujar Rizal dalam Market Review IDXChannel, Senin (22/1/2024).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Gelombang PHK Hantam...
Gelombang PHK Hantam Pulau Jawa, Said Iqbal Ungkap 3 Faktor Penyebabnya
Ancaman PHK 9.000 Karyawan...
Ancaman PHK 9.000 Karyawan Mengintai RI Tiga Bulan Lagi, Ratusan Sudah Diputus Kerja
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Evita DPR Soroti Ruwetnya...
Evita DPR Soroti Ruwetnya Industri Tekstil Nasional
Rekomendasi
Wamenlu Ungkap Prabowo...
Wamenlu Ungkap Prabowo Minta Maaf soal Terlambat Menerima Surat Kepercayaan Dubes
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026: Lewandowski hingga Tonali
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Infografis
5 Fakta 2024 Jadi Tahun...
5 Fakta 2024 Jadi Tahun Kemenangan Rusia di Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved