Terlilit Utang Lebih Rp47.000 Triliun, Alasan Evergrande Harus Dibubarkan

Jum'at, 02 Februari 2024 - 09:05 WIB
loading...
Terlilit Utang Lebih...
Pengadilan di Hong Kong telah memerintahkan likuidasi properti raksasa asal China, Evergrande karena terlilit utang puluhan ribu triliun. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Pengadilan di Hong Kong telah memerintahkan likuidasi perusahaan properti raksasa asal China Evergrande karena terlilit utang. Hakim Linda Chan mengatakan cukup sudah setelah pengembang bermasalah ini berulang kali gagal membuat rencana untuk merestrukturisasi utang-utangnya.

Perusahaan ini telah menjadi poster krisis real estat di China dengan utang lebih dari USD300 miliar atau lebih Rp47.000 triliun. Namun, masih belum jelas seberapa jauh keputusan Hong Kong akan berpengaruh di daratan China.

Raksasa properti, yang telah bersitegang dengan para krediturnya selama dua tahun terakhir mengajukan permohonan penundaan pembayaran utang selama tiga bulan. Namun Hakim Chan menolaknya, dengan menggambarkan ide tersebut sebagai bukan proposal restrukturisasi, apalagi dirumuskan secara lengkap.

Sebaliknya, ia memerintahkan dimulainya proses pembubaran Evergrande, dengan menunjuk para likuidator di Alvarez & Marsal Asia untuk mengawasinya. Para likuidator mengatakan bahwa tujuan mereka adalah untuk mencapai resolusi yang meminimalkan gangguan lebih lanjut bagi semua pemangku kepentingan.

"Prioritas kami adalah melihat sebanyak mungkin bisnis yang dapat dipertahankan, direstrukturisasi, atau tetap beroperasi," kata salah satu direktur pelaksana Wing Sze Tiffany Wong, dikutip dari BBC, Jumat (2/2/2024).

Baca Juga: Biang Kerok Krisis Properti China, Evergrande Bakal Dibubarkan

Krisis yang perlahan-lahan terjadi di Evergrande telah mengirimkan gelombang kejut ke seluruh sektor investasi, dengan potensi dampaknya yang disamakan dengan runtuhnya Lehman Brothers pada awal krisis keuangan. Sektor properti China masih rapuh karena para investor menunggu untuk melihat pendekatan apa yang akan diambil oleh Beijing terhadap langkah pengadilan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Rekomendasi
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Sidang PLK di PTUN,...
Sidang PLK di PTUN, Ahli Tegaskan Pencabutan Badan Hukum oleh Kemenkum Sudah Tepat
Saat Banyak Kreator...
Saat Banyak Kreator Bersaing Ketat, Refa Ardhi Justru Torehkan Pencapaian Besar
Berita Terkini
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Astra Masuk Daftar Tempat...
Astra Masuk Daftar Tempat Kerja Terbaik di Asia, Borong 3 Penghargaan Sekaligus
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Tsingshan Dorong Kolaborasi...
Tsingshan Dorong Kolaborasi Hilirisasi Nikel Ramah Lingkungan di Indonesia
Rupiah Melemah, Perajin...
Rupiah Melemah, Perajin Tahu Tempe Gelisah Imbas Lonjakan Harga Kedelai Impor
Dibangun PTPP, RSUD...
Dibangun PTPP, RSUD Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved