Semakin Berkembang, Pertagas Lirik Potensi Bisnis Baru
Jum'at, 23 Februari 2024 - 21:43 WIB
loading...
Pertagas berencana mengembangkan potensi bisnis baru melalui pengembangan produk petrokimia dan bidang energi bersih. FOTO/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Setelah 16 tahun berkiprah di sektor midstream dan downstream migas, PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, akan mulai mengembangkan potensi bisnis baru. Pertagas juga berkomitmen untuk ikut berperan dalam menyukseskan target Net Zero Emission (NZE).
Sekretaris Perusahaan Pertagas Muhammad Baron mengatakan, sebagai perusahaan infrastruktur dalam bidang transisi energi, Pertagas berencana mengembangkan potensi bisnis baru melalui pengembangan produk petrokimia dan bidang clean energy.
"Hal ini dalam rangka ikut serta berperan menyukseskan Net Zero Emission, yakni di antaranya pengelolaan limbah kelapa sawit menjadi biomethane atau bioethanol, hydrogen, ammonia, carbon pipeline dan CCUS," ujar Baron di sela Peringatan Ulang Tahun Pertagas ke-17 di Jakarta, Jumat (23/2/2024).
Baca Juga: Gas Bumi Jadi Jembatan Menuju Transisi Energi
Baron mengungkapkan selain segmen bisnis transportasi gas dan minyak, niaga gas, pemrosesan dan regasifikasi gas, Pertagas juga akan mengembangkan bisnis lain, seperti pembangunan infrastruktur pipanisasi energi, pengembangan infrastruktur gasifikasi kelistrikan, pengelolaan limbah kelapa sawit menjadi biomethane atau bioethanol.
Tak hanya itu, Pertagas juga akan mengembangkan pembangunan infrastruktur untuk gray/green/blue hydrogen dan green/blue ammonia, hingga infrastruktur pendukung carbon capture utilization & storage (CCUS) gas yang memiliki peranan penting dalam transisi energi, mempertimbangkan jumlah emisi yang dihasilkan lebih rendah dibanding sumber energi lain, seperti minyak dan batu bara.
Sekretaris Perusahaan Pertagas Muhammad Baron mengatakan, sebagai perusahaan infrastruktur dalam bidang transisi energi, Pertagas berencana mengembangkan potensi bisnis baru melalui pengembangan produk petrokimia dan bidang clean energy.
"Hal ini dalam rangka ikut serta berperan menyukseskan Net Zero Emission, yakni di antaranya pengelolaan limbah kelapa sawit menjadi biomethane atau bioethanol, hydrogen, ammonia, carbon pipeline dan CCUS," ujar Baron di sela Peringatan Ulang Tahun Pertagas ke-17 di Jakarta, Jumat (23/2/2024).
Baca Juga: Gas Bumi Jadi Jembatan Menuju Transisi Energi
Baron mengungkapkan selain segmen bisnis transportasi gas dan minyak, niaga gas, pemrosesan dan regasifikasi gas, Pertagas juga akan mengembangkan bisnis lain, seperti pembangunan infrastruktur pipanisasi energi, pengembangan infrastruktur gasifikasi kelistrikan, pengelolaan limbah kelapa sawit menjadi biomethane atau bioethanol.
Tak hanya itu, Pertagas juga akan mengembangkan pembangunan infrastruktur untuk gray/green/blue hydrogen dan green/blue ammonia, hingga infrastruktur pendukung carbon capture utilization & storage (CCUS) gas yang memiliki peranan penting dalam transisi energi, mempertimbangkan jumlah emisi yang dihasilkan lebih rendah dibanding sumber energi lain, seperti minyak dan batu bara.
Lihat Juga :