Bank Sentral Israel Tahan Suku Bunga di 4,5% Saat Ekonomi Melemah
Selasa, 27 Februari 2024 - 13:16 WIB
loading...
A
A
A
Ekonomi Israel diketahui mengalami kontraksi sebesar 19,4% secara tahunan pada kuartal IV, mencerminkan efek dari perang berkepanjangan. Penurunan tajam melebihi perkiraan didorong oleh merosotnya konsumsi swasta sebesar 26,9% seiring kepercayaan yang anjlok setelah serangan 7 Oktober dan sektor rumah tangga mengurangi pengeluaran.
Selain itu investasi bisnis anjlok 67,8% dan ekspor turun 18,3%. "Didorong oleh hampir terhentinya pembangunan tempat tinggal akibat panggilan militer dan pengurangan pekerja," menurut Liam Peach, ekonom senior pasar negara berkembang di Capital Economics dilansir CNN.
"Pertumbuhan PDB selama 2024 secara keseluruhan sekarang tampaknya akan menjadi salah satu tingkat terlemahnya," kata Peach dalam sebuah catatan Senin.
Tahun lalu, ekonomi Israel tumbuh 2%, menurut kantor statistik.
Shekel Israel sedikit melemah setelah rilis data diperdagangkan sekitar 3,62 terhadap dolar AS. Tetapi mata uang telah pulih sejak jatuh sangat tajam setelah serangan Oktober, sebagian berkat dukungan dari bank sentral.
Selain itu investasi bisnis anjlok 67,8% dan ekspor turun 18,3%. "Didorong oleh hampir terhentinya pembangunan tempat tinggal akibat panggilan militer dan pengurangan pekerja," menurut Liam Peach, ekonom senior pasar negara berkembang di Capital Economics dilansir CNN.
"Pertumbuhan PDB selama 2024 secara keseluruhan sekarang tampaknya akan menjadi salah satu tingkat terlemahnya," kata Peach dalam sebuah catatan Senin.
Tahun lalu, ekonomi Israel tumbuh 2%, menurut kantor statistik.
Shekel Israel sedikit melemah setelah rilis data diperdagangkan sekitar 3,62 terhadap dolar AS. Tetapi mata uang telah pulih sejak jatuh sangat tajam setelah serangan Oktober, sebagian berkat dukungan dari bank sentral.
(akr)
Lihat Juga :