Pertamina Menjaga Penyaluran BBM Subsidi dan LPG 3 Kg Tepat Sasaran lewat Digitalisasi
Minggu, 17 Maret 2024 - 15:14 WIB
loading...
Sepanjang 2023, Pertamina dinilai berhasil menjaga kuota subsidi melalui berbagai sistem, termasuk digitalisasi yang diterapkan BUMN energi tersebut. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Sepanjang 2023, PT. Pertamina dinilai berhasil menjaga kuota subsidi melalui berbagai sistem, termasuk digitalisasi yang diterapkan BUMN energi tersebut. Lantaran itu, Pertamina diyakini mampu kembali menyalurkan subsidi BBM dan Elpiji 3 Kg pada 2024.
“Digitalisasi yang dilakukan Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga selaku penyalur BBM dan Gas 3 Kg bersubsidi, membawa dampak positif dalam penyaluran barang bersubsidi,” kata anggota Komisi VII DPR, Sartono Hutomo.
Baca Juga: Mengupas Anggaran Subsidi Energi 2024 Capai Rp189,1 Triliun, Berikut Rinciannya
Sartono menilai pada 2023, Pertamina telah mengimplementasikan berbagai strategi serta terus meningkatkan infrastruktur dan teknologi pendukung. Melalui sistem yang dimiliki Pertamina, termasuk digitalisasi tadi, lanjut Sartono, Pertamina dapat mengelola distribusi dengan lebih akurat dan efisien serta meminimalkan risiko kehilangan dan penyaluran yang tidak tepat sasaran.
“Selain itu, digitalisasi juga memungkinkan pelacakan yang lebih baik terhadap penggunaan subsidi dan pengelolaan stok secara realtime. Hal ini penting untuk mempercepat respons dalam situasi yang memerlukan penanganan cepat,” imbuhnya.
Baca Juga: Bukan Potong Subsidi BBM, Darimana Sumber Dana untuk Membiayai Makan Siang Gratis?
Karena itulah Sartono optimistis, melalui sistem yang dimiliki, Pertamina bisa menunjukkan komitmen dalam menyalurkan subsidi pada 2024 ini.
“Digitalisasi yang dilakukan Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga selaku penyalur BBM dan Gas 3 Kg bersubsidi, membawa dampak positif dalam penyaluran barang bersubsidi,” kata anggota Komisi VII DPR, Sartono Hutomo.
Baca Juga: Mengupas Anggaran Subsidi Energi 2024 Capai Rp189,1 Triliun, Berikut Rinciannya
Sartono menilai pada 2023, Pertamina telah mengimplementasikan berbagai strategi serta terus meningkatkan infrastruktur dan teknologi pendukung. Melalui sistem yang dimiliki Pertamina, termasuk digitalisasi tadi, lanjut Sartono, Pertamina dapat mengelola distribusi dengan lebih akurat dan efisien serta meminimalkan risiko kehilangan dan penyaluran yang tidak tepat sasaran.
“Selain itu, digitalisasi juga memungkinkan pelacakan yang lebih baik terhadap penggunaan subsidi dan pengelolaan stok secara realtime. Hal ini penting untuk mempercepat respons dalam situasi yang memerlukan penanganan cepat,” imbuhnya.
Baca Juga: Bukan Potong Subsidi BBM, Darimana Sumber Dana untuk Membiayai Makan Siang Gratis?
Karena itulah Sartono optimistis, melalui sistem yang dimiliki, Pertamina bisa menunjukkan komitmen dalam menyalurkan subsidi pada 2024 ini.
Lihat Juga :