Lebaran Sebentar Lagi, Agen BRILink Ini Sudah Siap Bagi-bagi THR

Selasa, 19 Maret 2024 - 15:10 WIB
loading...
Lebaran Sebentar Lagi,...
AgenBRILink sejatinya merupakan perluasan layanan perbankan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI yang menjalin kerja sama dengan nasabah BRI sebagai agen. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - AgenBRILink sejatinya merupakan perluasan layanan perbankan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI yang menjalin kerja sama dengan nasabah BRI sebagai agen. Para agen ini dapat melayani transaksi perbankan bagi masyarakat secara real-time online dengan konsep sharing fee.

Baca Juga: Tak Hanya Tambah Cuan, Agen BRILink Ini Juga Sukses Buka Lapangan Pekerjaan

Karena itulah menjaga kepercayaan nasabah atau masyarakat sangat penting bagi eksistensi Agen BRILink. Dengan kata lain kepercayaan menjadi modal utama bagi Agen BRILink.

Modal kepercayaan itu juga yang terus dijaga Agen BRILink Warung Yuni di Jalan Bukit Duri Pangkalan, Kelurahan Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan ini. Ada cara khusus Agen BRILink Warung Yuni untuk membayar lunas kepercayaan yang selama ini sudah diberikan nasabah loyalnya. Apa itu?

“Di setiap Lebaran, saya berusaha memberikan THR yang wujudnya selama ini bukan uang tetapi berupa barang. Lebaran tahun kemarin THR yang saya berikan berupa minyak goreng atau sirup,” tutur Nurwahyuni, pemilik Agen BRILink Warung Yuni saat berbincang dengan SINDOnews, Senin (18/3/2024).

Baca Juga: BRI KC Tanah Abang Terus Mendekatkan Layanan Agen BRILink ke Pusat-pusat Bisnis

Diakui perempuan yang akrab disapa Yuni ini, THR yang diberikannya hanya khusus untuk nasabah loyal atau masyarakat yang sering menggunakan jasa layanan Agen BRILInk maupun yang belanja di warungnya.

Dan bentuk THR ala Yuni tak harus berupa minyak goreng ataupun sirup tetapi juga bisa kue. Ada sekitar 40-an nasabah loyalnya yang sudah dua kali edisi Lebaran diberikan THR olehnya. Lebaran tahun ini pemberian THR itu akan memasuki tahun ketiga.

“THR yang saya berikan jangan dilihat dari nilainya, tetapi ini sebagai bentuk ucapan terima kasih sekaligus upaya saya untuk menjaga hubungan baik dan kepercayaan nasabah yang sudah memilih jasa pelayanan di agen BRILInk saya,” tutur Yuni yang sudah sekitar enam tahun menjadi Agen BRILink.

Yuni bercerita awal dirinya mendaftar sebagai Agen BRIlink dikarenakan karena dirinya sering dimintai tolong oleh beberapa tetangganya untuk mentransfer sejumlah uang. Dari informasi yang diketahui dari temannya di pasar, dia mengetahui bahwa ada jasa pelayanan non bank yang bisa melayani transfer tanpa harus ke bank yaitu BRILink.

“Dalam pikiran saya, kenapa saya ngga coba daftar Agen BRILink saja biar nanti nantinya kalau tetangga saya minta tolong untuk transfer, saya ga kerepotan,” akunya.

Dari situlah kemudian sekitar tahun 2018 dirinya resmi menjadi Agen BRILink melalui proses cepat dan persyaratan yang mudah. Sejak saat itulah, melalui mulut ke mulut para tetangganya yang kebanyakan memiliki usaha rumahan mebel dan pembuatan kusen, layanan Agen BRILink dirinya mulai dikenal.

Perlahan namun pasti, usaha warung kopi dan indomie Yuni yang sudah digeluti sejak dirinya sebelum menjadi agen, mulai merasakan dampak perkembangan Agen BRILink.

Jika dulunya usaha warung kopi dan indomienya hanya menggunakan gerobak, tapi saat ini Yuni yang selalu dibantu suaminya dalam mengurus layanan Agen BRILink-nya, sudah memiliki toko kelontong sederhana di pinggir Jalan Bukit Duri Pangkalan RT 002 RW 012 Kelurahan Bukit Duri, Kecamatan Tebet Jakarta Selatan.

Yuni mengakui sejak dirinya menjadi Agen BRILink, ekonomi keluarganya perlahan juga mulai tercukupi. Memiliki tiga anak, dua anak duduk di jenjang SD dan satu SMA, Yuni selama ini juga mampu membiayai uang pendidikan ketiga anaknya.

Bahkan dari hasil tabunganya selama ini menjadi Agen BRILInk, saat ini dirinya juga mampu membeli dua sepeda motor yang bisa menunjang aktivitas dia, suami dan anggota keluarga lain.

Setiap harinya, tambah Yuni, Agen BRILink-nya bisa melakukan sekitar 500 lebih transaksi. Pekerjaan tetangganya yang kebanyakan sebagai buruh usaha rumahan mebel sangat membantu jasa layanan BRILink-nya terus berkembang.

Rata-rata keluarga para buruh mebel itu berada di Jawa tengah sehingga sering menggunakan jasa Agen BRILInk Yuni untuk mengirim uang ketika gajian. Belum lagi, ada banyak pengepul bawang di sekitar rumah Yuni yang juga menjadi nasabah tetap untuk mentransfer atau menarik uang cash.

“Kebanyakan ya mereka-mereka yang datang ke sini. Entah itu mau transfer atau ambil uang,” tukas perempuan berusia 40-an ini.

Tak pelak, pertumbuhan Agen BRILink-nya membuat Warung Yuni saat ini statusnya sudah menjadi Agen BRILink berpredikat Jawara. Untuk diketahui agen BRILink mengenal tiga kategori predikat. Pertama predikat Pemula (awal), kedua Jawara (menengah) dan ketiga status Juragan (tertinggi).

“Intinya dari fee sebagai agen, saya masih bisa menabung banyak,” ujar Yuni yang diamini Saroji suaminya.

Yanto, salah satu buruh mebel di sekitar tempat tinggal Yuni mengatakan, dirinya selama ini memang sering menggunakan jasa layanan Agen BRILink untuk mengirim uang bagi anaknya di Jawa tengah. Sidik merasa senang apabila nantinya sebagai nasabah tetap di BRILink Warung Yuni bisa mendapat THR.

“Tahun kemarin saya dapat minyak goreng, mudah-mudahan tahun ini dapat lagi, terserah bentuknya apa,” tutur Yanto yang berasal dari Boyolali.

Pimpinan Cabang (Pinca) BRI Kantor Cabang (KC) Jakarta Otista, R Mochamad Yogiprayogi mengatakan, pihaknya selama ini terus berusaha memperluas jangkauan pelayanan Agen BRILink. Salah satu caranya dengan memaksimalkan peran kantor unit BRI sebagai pihaknya mengetahui persis kondisi lapangan.

“Unit kan yang punya wilayah, tentu mereka tahu di mana lokasi yang strategis dan bisa menambah agen-agen baru. Kalau bisa ya idealnya dalam jarak per satu kilo, Agen BRILink bisa ditemukan,” ujar pria yang akrab disapa Yogi ini ketika berbincang dengan SINDOnews baru-baru ini.

Yogi mengklaim, keberhasilan BRI memperluas layanan inklusi keuangan hingga menyasar masyarakat bawah seperti dilakukan Agen BRILink saat ini juga sudah diadopsi oleh pemerintah melalui program Laku Pandai.

Seperti diketahui Laku Pandai merupakan akronim dari Layanan Keuangan Tanpa Kantor Dalam Rangka Keuangan Inklusif yang artinya secara sederhana yakni kegiatan menyediakan layanan perbankan dan/ atau layanan keuangan lainnya yang dilakukan tidak melalui jaringan kantor, namun melalui kerjasama dengan pihak lain.

Yogi menyebut, dalam menambah agen-agen BRILInk baru pihaknya akan fokus di wilayah-wilayah blank spot. “intinya di wilayah wilayah yang masih ada celah layanan dan belum tergarap,” tambahnya.

Syarat Menjadi Agen BRILink


1. WNI Perseorangan / instansi non-berbadan hukum
2. Memiliki usaha minimal 2 tahun
3. Memiliki rekening simpanan berkartu di Bank BRI, menyetor uang jaminan sebesar Rp3.000.000 (khusus EDC) dan saldo tersebut diblokir selama menjadi agen
4. Memiliki surat keterangan usaha (sekurang-kurangnya dari perangkat desa)
5. Belum menjadi Agen dari Bank penyelenggara Laku Pandai

Dokumen yang Harus Dilengkapi untuk Jadi Agen BRILink


1. Fotocopy Dokumen Legalitas Usaha
a. Surat keterangan usaha minimal dari RT/RW, atau – SIUP, SITU, TDP (untuk agen berbadan usaha)
b. Akte Pendirian (untuk agen berbadan usaha)
c. Izin Usaha lainnya

2. Fotocopy Dokumen Identitas Pemilik
a. KTP Pemilik/pengurus
b. NPWP pemilik (untuk badan usaha)

3. Fotocopy Bukti Kepemilikan Rekening
Buku Tabungan/Rekening Koran

4. Dokumen Pengajuan Agen BRILink
a. Formulir pengajuan Agen BRILink
b. Perjanjian Kerjasama BRILink Ajukan kelengkapan dokumen ke Unit Kerja BANK BRI terdekat (Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu, BRI Unit dan Teras BRI).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Desa BRILiaN Ketapanrame,...
Desa BRILiaN Ketapanrame, Bukti Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal Mampu Ciptakan Ekonomi Desa yang Maju dan Berkelanjutan
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
BRImo Raih Penghargaan...
BRImo Raih Penghargaan Digital Innovation in Business Transformation di Ajang Digital Innovation Awards 2026
Menebar Kasih di Hari...
Menebar Kasih di Hari Raya Waisak 2026, BRI Salurkan Bantuan 1.000 Paket Sembako bagi Umat Buddha
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Bisa Tetap Berkarya!...
Bisa Tetap Berkarya! Ini Tips Menjaga Kualitas Hidup Setelah Pensiun
Pasar Modal Dapat Sentimen...
Pasar Modal Dapat Sentimen Positif, BRI Siap Melaju dengan Fundamental Kuat
Rekomendasi
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Dengan Inovasi Genom,...
Dengan Inovasi Genom, Harimau Tazmania Siap Dihidupkan Lagi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved