Erick Bukan Anti Asing, Kedatangan Turis Mancanegara Bakal Direm
Sabtu, 15 Agustus 2020 - 13:08 WIB
loading...
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan perlu waktu untuk mendatangkan wisatawan asing dan hal ini sudah dibahas oleh beberapa menteri. Foto/SINDO Photo
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah masih mengkaji mengenai kedatangan turis asing di tengah Pandemi Covid-19 pada lokasi wisata yang sudah dibuka. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan perlu waktu untuk mendatangkan wisatawan asing. Hal ini dikhawatirkan akan membuat daerah yang hijau dari covid-19 menjadi hitam.
(Baca Juga: Taktik 'Gas dan Rem' Ala Jokowi Seperti Apa? Ini Penjelasan Erick Thohir )
"Kita harus sejalan dan seiring yaitu ada gas dan rem. Kita prinsipnya koordinasi harus tepat," ujar Menteri Erick Thohir dalam diskusi virtual, Sabtu (15/8/2020).
(Baca Juga: Luhut Belum Mau Terima Turis Asing, Pelancong Lokal Punya Simpanan Uang Banyak )
Dia melanjutkan, kebijakan mengerem kedatangan wisatawan asing ini sudah dibahas oleh beberapa menteri. Namun pembatasan wisatawan asing ini bukan dipandang sebagai anti asing, namun agar program Indonesia sehat dari covid-19 bisa dijalankan dengan baik.
(Baca Juga: Taktik 'Gas dan Rem' Ala Jokowi Seperti Apa? Ini Penjelasan Erick Thohir )
"Kita harus sejalan dan seiring yaitu ada gas dan rem. Kita prinsipnya koordinasi harus tepat," ujar Menteri Erick Thohir dalam diskusi virtual, Sabtu (15/8/2020).
(Baca Juga: Luhut Belum Mau Terima Turis Asing, Pelancong Lokal Punya Simpanan Uang Banyak )
Dia melanjutkan, kebijakan mengerem kedatangan wisatawan asing ini sudah dibahas oleh beberapa menteri. Namun pembatasan wisatawan asing ini bukan dipandang sebagai anti asing, namun agar program Indonesia sehat dari covid-19 bisa dijalankan dengan baik.
Lihat Juga :