Menakar Keberdayaan Konsumen Digital Menuju Indonesia Emas 2045
Sabtu, 30 Maret 2024 - 15:35 WIB
loading...
Menuju Indonesia Emas 2045, penting untuk bisa meningkatkan keberdayaan konsumen Indonesia. Ini adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah dan pihak swasta. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Sudah menjadi rahasia umum bahwa Indonesia memiliki pasar yang sangat besar dan diprediksi mampu memberi dampak luar biasa dalam mendorong ekonomi. Capaian tersebut tentu membutuhkan profil konsumen yang “dewasa” sehingga semua aktivitas ekonomi bisa berjalan lancar.
Baca Juga: Survei BI: Penjualan Eceran Tetap Kuat di Februari 2024
Salah satu yang tengah menjadi topik hangat adalah tingkat keberdayaan konsumen. Indeks Keberdayaan Konsumen Nasional terbaru mencatatkan nilai 57,04 atau masuk dalam kategori MAMPU. Artinya, mampu dalam menggunakan hak dan kewajibannyauntuk menentukan pilihan terbaik termasuk menggunakan produk dalam negeri bagi diri dan lingkungannya.
Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), Bima Laga mengatakan, penting untuk membuat konsumen nyaman, namun juga harus memastikan kewaspadaan dan kepatuhan dalam bertransaksi.
“Kewaspadaan dan kepatuhan ini harus dibangun dari sisi konsumen dan juga penjual agar transaksi bisa berjalan lancar,” ujar Bima dalam acara Forum Diskusi Tantangan Ekonomi Menuju Indonesia Emas : Menakar Keberdayaan Konsumen Digital Indonesia bersama idEA dan Lazada Indonesia, di Jakarta, Kamis (28/3).
Baca Juga: Survei BI: Penjualan Eceran Tetap Kuat di Februari 2024
Salah satu yang tengah menjadi topik hangat adalah tingkat keberdayaan konsumen. Indeks Keberdayaan Konsumen Nasional terbaru mencatatkan nilai 57,04 atau masuk dalam kategori MAMPU. Artinya, mampu dalam menggunakan hak dan kewajibannyauntuk menentukan pilihan terbaik termasuk menggunakan produk dalam negeri bagi diri dan lingkungannya.
Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), Bima Laga mengatakan, penting untuk membuat konsumen nyaman, namun juga harus memastikan kewaspadaan dan kepatuhan dalam bertransaksi.
“Kewaspadaan dan kepatuhan ini harus dibangun dari sisi konsumen dan juga penjual agar transaksi bisa berjalan lancar,” ujar Bima dalam acara Forum Diskusi Tantangan Ekonomi Menuju Indonesia Emas : Menakar Keberdayaan Konsumen Digital Indonesia bersama idEA dan Lazada Indonesia, di Jakarta, Kamis (28/3).
Lihat Juga :