Jangan Habiskan Uang PEN untuk Bantu Modal UMKM, Permintaan Jadi Masalah Terbesar
Selasa, 18 Agustus 2020 - 15:58 WIB
loading...
Pemerintah diingatkan agar tak menghabiskan dana PEN hanya untuk mendukung pelaku UMKM yang berkutat di restrukturisasi kredit dan pinjaman modal kerja saja. Foto/SINDO Photo
A
A
A
JAKARTA - Direktur Eksekutif CORE Indonesia Mohammad Faisal mengingatkan, kepada pemerintah tak menghabiskan dana PEN hanya untuk mendukung pelaku UMKM yang berkutat di restrukturisasi kredit dan pinjaman modal kerja. Menurutnya mereka juga harus diberikan pendampingan agar bisa bertransaksi secara digital.
Diketahui, pemerintah menetapkan anggaran PEN, pada RAPBN tahun 2021 dengan alokasi anggaran sekitar Rp356,5 triliun. Dari total itu, Rp48 triliun di antaranya dikhususkan untuk mendukung para pelaku UMKM.
"Jadi bukan hanya kasih stimulus dari segi pendanaan, tapi juga dari sisi pendampingan teknis. Karena masalah terbesar pelaku usaha pada umumnya adalah permintaan yang turun," kata Faisal saat dihubungi, Senin (18/8/2020).
(Baca Juga: Pemerintah Harap Dengar, Awas Kredit Macet Jika Stimulus UMKM Andalkan Perbankan )
Dia menyebut akibat adanya pandemi virus corona atau Covid-19 membuat berbagai aktivitas masih terbatas. Kemudian, beberapa orang pun masih memilih untuk berbelanja secara daring dari rumahnya masing-masing.
Diketahui, pemerintah menetapkan anggaran PEN, pada RAPBN tahun 2021 dengan alokasi anggaran sekitar Rp356,5 triliun. Dari total itu, Rp48 triliun di antaranya dikhususkan untuk mendukung para pelaku UMKM.
"Jadi bukan hanya kasih stimulus dari segi pendanaan, tapi juga dari sisi pendampingan teknis. Karena masalah terbesar pelaku usaha pada umumnya adalah permintaan yang turun," kata Faisal saat dihubungi, Senin (18/8/2020).
(Baca Juga: Pemerintah Harap Dengar, Awas Kredit Macet Jika Stimulus UMKM Andalkan Perbankan )
Dia menyebut akibat adanya pandemi virus corona atau Covid-19 membuat berbagai aktivitas masih terbatas. Kemudian, beberapa orang pun masih memilih untuk berbelanja secara daring dari rumahnya masing-masing.
Lihat Juga :